Krisis Air Bersih Landa Bojonggambir, Warga Berharap Dibangunkan Sumur Bor

istimewa
Krisis Air Bersih Landa Bojonggambir, Warga Berharap Dibangunkan Sumur Bor
0 Komentar

TASIKMALAYA – Sebanyak 4.000 liter air bersih disalurkan kepada warga di lima dusun yang terdampak kekeringan di Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (3/7/2026).

Bantuan dari Polsek Bojonggambir bersama Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tersebut menyasar masyarakat di Desa Kertanegla dan Desa Pedangkamulyan. Penyaluran dipusatkan di Dusun Kostasari, Desa Pedangkamulyan, mulai pukul 09.00 WIB.

Warga telah menunggu dengan membawa jeriken dan berbagai wadah penampung air sejak pagi. Air kemudian dibagikan langsung dari kendaraan tangki kepada masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga:Rumah Panggung di Banjarwangi Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp100 JutaBapenda Garut Gandeng Perbankan Perluas Kepatuhan Pajak Daerah

Kapolsek Bojonggambir, Iptu Agus Sukmana, mengatakan kegiatan sosial tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

“Kami kirim bantuan air bersih dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80,” kata Agus Sukmana saat ditemui di lokasi.

Menurut Agus, dua desa tersebut termasuk wilayah yang mengalami dampak kekeringan cukup berat. Bantuan didistribusikan ke lima dusun agar dapat menjangkau lebih banyak warga.

“Juga bantu masyarakat terdampak kekeringan di dua desa di Kecamatan Bojonggambir. Empat ribuan liter air bersih disalurkan untuk lima dusun di Desa Kertanegla dan Pedangkamulyan,” lanjutnya.

Penyaluran turut dihadiri Camat Bojonggambir Ucu Mulayana, Bhabinkamtibmas Briptu Rudi Anugrah, dan Kepala Desa Pedangkamulyan Nanang Romansyah.

Camat Bojonggambir, Ucu Mulayana, menjelaskan bantuan tersebut terlaksana melalui kerja sama pemerintah, kepolisian, TNI, perusahaan daerah, dan pihak swasta.

“Kami bersama kepolisian, TNI dan pihak swasta juga Pemkab Tasikmalaya dalam hal ini BPBD dan PDAM Tirta Sukapura bantu masyarakat suplay air bersih di lokasi terdampak,” kata Ucu.

Baca Juga:Perselisihan Lahan Parkir Berujung Kekerasan, Empat Orang Ditangkap PolisiTruk Terguling di Tanjakan Lebak Jero, Polisi Terapkan Buka Tutup Jalur Bandung–Garut

Pemerintah kecamatan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar kebutuhan air masyarakat selama musim kemarau dapat dipenuhi.

“Kami upayakan bantuan untuk kebutuhan air bersih warga,” tegasnya.

Keterbatasan sumber air membuat sebagian warga harus membeli air galon untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Warga lainnya terpaksa menempuh perjalanan lebih dari dua kilometer menuju Sungai Cipalu untuk mandi dan mencuci.

Salah seorang penerima bantuan, Ihsan, mengaku pembagian air gratis membantu mengurangi beban masyarakat. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.

0 Komentar