Polisi dan Leles Lestari Foundation Dorong Kemandirian Petani lewat Program Jagung

istimewa
Polisi dan Leles Lestari Foundation Dorong Kemandirian Petani lewat Program Jagung
0 Komentar

GARUT – Polsek Leles Polres Garut memperluas perannya dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui program penguatan ketahanan pangan. Bersama Leles Lestari Foundation, kepolisian setempat akan mengembangkan budidaya jagung dengan melibatkan petani dan warga di wilayah Kecamatan Leles.

Kerja sama tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman sebagai dasar pelaksanaan program pertanian yang berorientasi pada peningkatan produksi pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Melalui kolaborasi ini, lahan-lahan yang berpotensi produktif akan didorong untuk dimanfaatkan secara optimal. Petani juga akan memperoleh pendampingan agar pengelolaan tanaman jagung dapat dilakukan dengan metode yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Baca Juga:Mahasiswa Unpad Jalani KKN di Leuwigoong, Fokus pada Bidang Sosial dan PendidikanBupati Garut Beri Kelonggaran ASN Dampingi Anak di Awal Sekolah

Kapolsek Leles, AKP Wawan, mengatakan ketahanan pangan harus dibangun melalui keterlibatan berbagai unsur. Pemerintah, kepolisian, lembaga sosial, dan masyarakat dinilai perlu bergerak bersama untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Ketahanan pangan merupakan fondasi ketahanan bangsa. Karena itu, Polri siap menjadi bagian dari solusi dengan membangun kolaborasi bersama seluruh elemen masyarakat,” ujar Wawan.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya ditujukan untuk mengejar hasil panen. Hal yang juga menjadi perhatian adalah peningkatan pengetahuan, keterampilan, produktivitas, serta kemandirian para petani.

Ia menilai kerja sama dengan Leles Lestari Foundation dapat menjadi sarana untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola sektor pertanian secara lebih profesional.

“Harapannya, sinergi ini dapat memberikan manfaat nyata, memperkuat ekonomi masyarakat, dan meningkatkan kemampuan petani dalam mengembangkan usahanya,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Leles Lestari Foundation akan mengambil peran dalam kegiatan edukasi, pelatihan, serta pendampingan kelompok tani. Program juga direncanakan mencakup penguatan jaringan kemitraan dan pemanfaatan teknologi pertanian.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu melahirkan petani yang lebih adaptif, memiliki daya saing, dan mampu mengelola usaha pertanian secara berkelanjutan.

Baca Juga:Beasiswa Satu Desa Satu Sarjana 2026 Segera Dibuka, Pemkab Garut Siapkan 109 FormasiNelayan Citemu yang Hilang di Perairan Mundu Ditemukan Meninggal

Kabupaten Garut yang dikenal sebagai daerah agraris dinilai memiliki modal besar untuk mengembangkan komoditas jagung. Namun, potensi tersebut membutuhkan dukungan pengelolaan, pendampingan, dan kolaborasi agar memberikan nilai ekonomi yang lebih luas.

Program ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap agenda swasembada pangan nasional. Keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut juga menegaskan peran kepolisian sebagai mitra masyarakat dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung pembangunan.

0 Komentar