Truk Terguling di Tanjakan Lebak Jero, Polisi Terapkan Buka Tutup Jalur Bandung–Garut

istimewa
Truk Terguling di Tanjakan Lebak Jero, Polisi Terapkan Buka Tutup Jalur Bandung–Garut
0 Komentar

GARUT – Sebuah truk mengalami kecelakaan di Jalan Raya Bandung–Garut tepatnya di kawasan Lebak Jero wilayah Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut. Kejadian kecelakaan tersebut sempat mengganggu akses lalulintas dari dari arah Garut dan Bandung.

Kapolsek Kadungora, Kompol Alit Kadarusman, mengatakan bahwa personelnya langsung mendatangi lokasi truk terguling di setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110.

“Kecelakaan tersebut terjadi di kawasan tanjakan Lebak Jero yang berada di perbatasan Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, dengan Kabupaten Bandung. Posisi kendaraan yang terguling menghambat badan jalan dan menyebabkan antrean kendaraan dari kedua arah,” kata Alit, Kamis (2/7/2026).

Baca Juga:Momentum Tahun Baru Islam, PNM Garut Berbagi dengan Yatim dan DhuafaPNM Cabang Garut Resmikan Ruang Pintar Karangpawitan untuk Dukung Pendidikan Anak

Ia menjelaskan bahwa petugas melakukan penanganan sejak Rabu malam hingga Kamis pagi, 1–2 Juli 2026. Kegiatan pengamanan dan pengaturan lalu lintas dimulai sekitar pukul 22.00 WIB.

Setibanya di lokasi, personel Polsek Kadungora mengamankan area sekitar kendaraan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan. Polisi juga mengatur arus lalu lintas agar kendaraan dari arah Garut menuju Bandung maupun sebaliknya tetap dapat melintas.

Proses evakuasi truk, diungkapkan Alit, dilakukan secara bertahap karena lokasi kejadian berada di kawasan tanjakan. “Selama penanganan berlangsung, arus kendaraan diberlakukan secara bergantian dengan sistem buka tutup,” ungkapnya.

Rekayasa tersebut, menurut Alit dilakukan untuk mengurangi kepadatan sekaligus menyediakan ruang bagi petugas yang sedang mengevakuasi kendaraan. Pengguna jalan dari kedua arah diminta mengikuti arahan personel di lapangan.

Polisi juga memberikan prioritas kepada kendaraan dari salah satu arah secara bergantian. Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah penumpukan yang lebih panjang di jalur penghubung Kabupaten Garut dan Bandung itu.

Alit mengaku belum mendapat keterangan lebih lanjut mengenai penyebab truk terguling maupun kondisi pengemudinya. “Petugas memprioritaskan proses evakuasi kendaraan dan penguraian kepadatan arus lalu lintas,” ucapnya.

“Kami terus melakukan pengaturan hingga proses evakuasi selesai dan jalur dapat kembali digunakan secara normal. Selama penanganan belum rampung, pengguna jalan diharapkan bersabar dan mematuhi petunjuk petugas di lapangan,” pungkasnya. (*)

0 Komentar