CIREBON – Tim SAR Gabungan menemukan Mohamad Ali (22), nelayan asal Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari perahu saat melaut.
Korban ditemukan pada hari kedua pencarian, Minggu (12/7/2026), sekitar pukul 10.35 WIB. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia di titik koordinat 6°45’17.37″ LS – 108°36’47.60″ BT.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), mengatakan operasi pencarian hari kedua dimulai dengan briefing personel. Dalam briefing tersebut, tim menyampaikan standar operasional prosedur, petunjuk kerja, serta pembagian tugas kepada seluruh unsur yang terlibat.
Baca Juga:PT KAI Serahkan Bangunan Pos JPL 19 Mandalagiri kepada Pemkab GarutGuru PPPK di Ciamis Diduga Jadi Korban Pelecehan, Kasus Ditangani Polres
“Pencarian dilakukan mulai pukul 08.00 WIB menggunakan LCR Basarnas dan lima perahu nelayan dengan menyisir area perairan serta kawasan hutan bakau di sekitar lokasi kejadian. Berkat sinergi seluruh unsur SAR gabungan, korban akhirnya ditemukan pada pukul 10.35 WIB,” ujar Ade Dian Permana.
Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Usai proses evakuasi, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing dan evaluasi pelaksanaan operasi. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat selanjutnya dikembalikan ke satuan masing-masing.
Ade Dian Permana menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian, mulai dari unsur pemerintah, aparat keamanan, relawan, hingga masyarakat dan nelayan sekitar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, instansi terkait, relawan, serta masyarakat dan nelayan yang telah bersinergi dalam operasi ini. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tutupnya.
Operasi pencarian tersebut melibatkan 37 personel dari berbagai unsur. Di antaranya Basarnas, Lanal Cirebon, Direktorat Polairud Polda Jawa Barat, Satpolairud Polres Cirebon Kota, Polsek Mundu, BPBD Kabupaten Cirebon, IEA, RAPI, SAR 217, SAR SEROJA, Kecamatan Mundu, Aparat Desa Citemu, Tagana, serta nelayan setempat. (*)
