Bupati Garut Beri Kelonggaran ASN Dampingi Anak di Awal Sekolah

istimewa
Bupati Garut Beri Kelonggaran ASN Dampingi Anak di Awal Sekolah
0 Komentar

GARUT – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mendorong orang tua untuk lebih aktif mendampingi anak pada masa awal masuk sekolah. Hal tersebut disampaikan saat memimpin Apel Gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Senin (13/7/2026) pagi.

Dalam amanatnya, Bupati Garut menilai kehadiran orang tua pada fase awal sekolah memiliki peran penting dalam membangun rasa aman, kepercayaan diri, dan kesiapan anak dalam mengikuti proses pendidikan.

Karena itu, ia memberikan kelonggaran kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut yang memiliki anak memasuki masa awal sekolah untuk dapat melakukan pendampingan.

Baca Juga:Beasiswa Satu Desa Satu Sarjana 2026 Segera Dibuka, Pemkab Garut Siapkan 109 FormasiNelayan Citemu yang Hilang di Perairan Mundu Ditemukan Meninggal

Meski demikian, kelonggaran tersebut tetap harus disertai tanggung jawab terhadap tugas kedinasan. ASN diminta tetap menjaga kinerja dan memastikan pelayanan pemerintahan tidak terganggu.

Menurut Syakur, pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga. Ia menegaskan bahwa orang tua memiliki peran besar dalam membentuk karakter, ketahanan keluarga, dan tumbuh kembang anak.

“Keberadaan orang tua itu harus selalu mendampingi anaknya untuk menjaga ketahanan keluarga,” tegas Bupati Garut.

Selain menekankan pentingnya peran keluarga, Bupati juga menyampaikan komitmen Pemkab Garut dalam memperluas ruang pengembangan potensi peserta didik.

Ia menyebut pemerintah daerah akan terus mendorong berbagai kegiatan positif bagi siswa, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Kegiatan tersebut di antaranya cerdas cermat, olahraga, seni budaya, hingga pelatihan life skill atau keterampilan hidup.

Bupati menilai, ajang seperti itu penting untuk membantu anak mengenali minat dan bakatnya. Dengan dukungan yang tepat, anak-anak diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, percaya diri, dan berkarakter.

Syakur juga mengingatkan para orang tua agar tidak terlalu memaksakan kehendak kepada anak. Menurutnya, anak perlu diberi ruang untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki.

Baca Juga:PT KAI Serahkan Bangunan Pos JPL 19 Mandalagiri kepada Pemkab GarutGuru PPPK di Ciamis Diduga Jadi Korban Pelecehan, Kasus Ditangani Polres

Ia menegaskan, anak merupakan amanat yang harus dijaga, dibimbing, dan didampingi dengan penuh tanggung jawab. Dengan pendampingan keluarga yang baik, anak diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi mandiri dan siap menghadapi tantangan masa depan. (*)

0 Komentar