GARUT – Kabupaten Garut resmi ditunjuk sebagai tuan rumah ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat tahun 2030. Menyambut agenda olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut, Pemerintah Kabupaten Garut mulai mempersiapkan berbagai aspek, mulai dari infrastruktur olahraga hingga penguatan sektor ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana, mengatakan pihaknya tengah memetakan sejumlah kebutuhan venue olahraga yang dinilai masih belum memadai untuk mendukung pelaksanaan Porprov.
“Karena memang masih banyak kekurangan fasilitas pertandingan. Misalnya untuk cabang olahraga bela diri masih belum mencukupi, kemudian ada juga kebutuhan venue untuk bulutangkis dan cabang olahraga lainnya,” ujar Asep saat diwawancarai di Kantor Dispora Garut belum lama ini.
Baca Juga:Tulisan “GARUT” di Alun-alun Hilang, DLH Sebut Akan Dipindahkan ke Depan Rutan324 Jembatan di Garut Diajukan ke Pemerintah Pusat, Tiga Titik Siap Diperbaiki
Menurutnya, pelaksanaan Porprov 2030 tidak hanya menjadi ajang olahraga semata, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Garut, khususnya pelaku UMKM.
“Dalam setiap event pertandingan nanti kami ingin melibatkan para pelaku UMKM untuk berjualan di area kegiatan. Jadi secara ekonomi masyarakat juga terdongkrak dengan adanya Porprov ini,” katanya.
Asep juga berharap pembangunan Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) atau jalur Cileunyi-Garut-Tasikmalaya (Cigatas) dapat terealisasi sebelum Porprov 2030 digelar. Keberadaan akses tol dinilai penting untuk mempermudah mobilitas atlet, official, dan pengunjung dari luar daerah.
“Mudah-mudahan nanti dengan adanya exit tol di Garut, pengunjung dari luar daerah bisa datang lebih mudah dari sisi transportasi,” ujarnya.
Selain itu, Dispora Garut bersama Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) juga mulai mendorong keterlibatan pengusaha muda agar dapat mengambil peluang ekonomi dari pelaksanaan Porprov mendatang.
“Kami bersama KNPI mempersiapkan pengusaha-pengusaha muda supaya bisa ikut andil dalam mensukseskan Porprov. Di satu sisi membantu penyelenggaraan, di sisi lain membuka peluang usaha bagi anak-anak muda,” ungkapnya.
Asep menilai, kondisi geografis Kabupaten Garut memiliki potensi besar untuk mendukung berbagai cabang olahraga, sekaligus memperkuat sektor pariwisata daerah.
Baca Juga:PNM Peduli Hadirkan Program Sosial dan Pemberdayaan, Dukung Renovasi Masjid Hingga Penguatan UMKM PerempuanAntisipasi Lonjakan Wisatawan, Satpolairud Polres Garut Perketat Pengawasan di Pantai Karang Papak
“Garut punya Sungai Cimanuk, pantai, perbukitan, dan pegunungan yang bisa dimanfaatkan untuk cabang olahraga seperti arung jeram, paralayang, dan lainnya. Itu juga menjadi daya jual pariwisata,” jelasnya.
