Rumah Panggung di Kadungora Ludes Terbakar, Dua Motor dan Puluhan Tas Ikut Hangus

istimewa
Rumah Panggung di Kadungora Ludes Terbakar, Dua Motor dan Puluhan Tas Ikut Hangus
0 Komentar

GARUT – Kebakaran menghanguskan satu unit rumah panggung di Kampung Batu Karut, RT 002 RW 005, Desa Rancasalak, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Rabu (8/7/2026) dini hari.

Rumah milik Karmila (40), seorang karyawan swasta, itu terbakar saat penghuni rumah sedang tertidur. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dan baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.30 WIB setelah petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Kapolsek Kadungora, Kompol Alit Kadarusman, mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan adanya kebakaran. Polisi kemudian melakukan pengecekan tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, dan mengumpulkan informasi awal terkait penyebab kebakaran.

Baca Juga:Kekeringan Mulai Ancam Pertanian Garut, Bupati Instruksikan Mitigasi Sejak DiniLaporan Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak Belum Tuntas, Ibu di Garut Minta Kepastian Hukum

“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, api diduga pertama kali muncul dari bagian atas jok sepeda motor Yamaha Mio yang terparkir di dekat mesin jahit listrik. Api kemudian membesar dan merambat ke bangunan rumah,” kata Alit.

Dugaan awal, jelas Alit, kebakaran dipicu korsleting listrik. Kondisi rumah yang sebagian besar terbuat dari bilik bambu membuat api cepat menjalar ke seluruh bagian bangunan.

“Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, kobaran api terus membesar hingga menghanguskan rumah berukuran sekitar 4 x 6 meter persegi tersebut,” jelasnya.

Selain bangunan rumah, menurut Alit sejumlah barang milik korban juga ikut terbakar. Di antaranya dua unit mesin jahit listrik, satu unit sepeda motor Yamaha Mio, satu unit sepeda motor Honda Beat, serta sekitar 30 lusin tas ransel anak sekolah yang baru selesai diproduksi.

“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp200 juta. Untuk sementara waktu, korban bersama keluarganya mengungsi ke rumah kerabat,” ujarnya.

Diakui Alit, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan sebagai bagian dari proses penanganan kejadian tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, terutama yang bersumber dari instalasi listrik dan peralatan elektronik. Warga diminta memastikan seluruh perangkat listrik dalam kondisi aman sebelum beristirahat atau meninggalkan rumah,” pungkasnya. (*)

0 Komentar