Bupati Garut Dukung Festival Qasidah, Dinilai Berpotensi Dongkrak Wisata dan Ekonomi

istimewa
Bupati Garut Dukung Festival Qasidah, Dinilai Berpotensi Dongkrak Wisata dan Ekonomi
0 Komentar

GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut menyatakan dukungannya terhadap rencana penyelenggaraan Festival Seni Qasidah dan Musik Bernuansa Islami tingkat regional yang akan digelar pada 7-8 Juli 2026 mendatang.

Dukungan tersebut disampaikan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat menerima kunjungan silaturahmi jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (DPD LASQI) Kabupaten Garut di Pamengkang Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, Rabu (4/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah persiapan pelaksanaan festival yang akan menghadirkan peserta dari berbagai daerah. Selain menjadi ajang kompetisi seni Islami, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat eksistensi seni qasidah di tengah masyarakat.

Baca Juga:PNM Tanam 29 Ribu Pohon di Seluruh Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan dan Kelestarian LingkunganKajian Unpad Sebut Garut Utara Sangat Layak Dimekarkan, PM Gatra Dorong Moratorium Segera Dibuka

Dalam pertemuan itu, Bupati Garut menyambut baik rencana penyelenggaraan festival dan menilai kegiatan tersebut memiliki manfaat yang luas, tidak hanya dari sisi pelestarian budaya, tetapi juga bagi sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Menurut Abdusy Syakur, seni qasidah masih memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Garut. Karena itu, penyelenggaraan festival diyakini akan mendapatkan sambutan positif sekaligus menjadi daya tarik bagi pengunjung dari luar daerah.

“Saya melihat ini salah satu peluang untuk mendorong kunjungan wisata ke Garut, dengan mendatangkan para peserta festival serta juga membawa rombongannya,” ujar Abdusy Syakur Amin.

Ia menilai kehadiran peserta dan pendamping dari berbagai daerah berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari sektor perhotelan, kuliner, transportasi hingga usaha mikro yang berada di sekitar lokasi kegiatan.

Selain memberikan dampak ekonomi, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga dan mengembangkan seni budaya bernuansa religius sebagai bagian dari identitas masyarakat Garut. Menurutnya, festival qasidah dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah yang berpadu dengan nilai-nilai keislaman.

Kegiatan tersebut dinilai mampu menjadi wadah bagi para pelaku seni untuk terus berkarya sekaligus memperkuat pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan zaman. (*)

0 Komentar