UICI dan Yayasan Syech Bani Nuryayi Perkuat Akses Kuliah Digital bagi Santri di Garut

istimewa
UICI dan Yayasan Bani Syech Nuryayi Perkuat Akses Kuliah Digital bagi Santri di Garut
0 Komentar

GARUT – Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) memperluas jangkauan pendidikan tinggi berbasis digital melalui kerja sama dengan Yayasan Bani Syech Nuryayi di Kabupaten Garut.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di kompleks Yayasan Bani Syech Nuryayi, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Rabu, 23 September 2026.

MoU ditandatangani Rektor UICI Prof. Dr. Ir. Asep Saefuddin, M.Sc., bersama Ketua Yayasan Bani Syech Nuryayi K.H. Aceng Abdul Mujib dan disaksikan jajaran pimpinan kedua lembaga.

Baca Juga:Polisi Tahan Pria 50 Tahun di Tasikmalaya, Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap AnakBaru 14 Ribu Titik, Kebutuhan PJU di Garut Masih Kurang 13 Ribu

Kerja sama tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi para santri, lulusan SMK, serta peserta didik lembaga vokasi untuk mendapatkan akses pendidikan tinggi yang lebih fleksibel tanpa harus meninggalkan daerah asal.

Rektor UICI Prof. Asep Saefuddin mengatakan, sinergi dengan Yayasan Bani Syech Nuryayi menjadi bagian dari upaya UICI menghadirkan pendidikan tinggi yang dapat menjangkau masyarakat dari berbagai latar belakang.

“Kami sangat bersyukur dan menyambut hangat kerja sama dengan Yayasan Bani Syech Nuryayi. Kemitraan ini adalah bukti nyata bahwa nilai-nilai keislaman dan kemajuan teknologi digital bisa berjalan selaras,” ujar Prof. Asep.

Ia menilai perkembangan teknologi pendidikan dapat berjalan berdampingan dengan tradisi serta nilai yang tumbuh di lingkungan pesantren.

“UICI ingin memastikan bahwa para santri dan generasi muda di Garut memiliki kesempatan yang sama untuk menguasai teknologi masa depan tanpa harus meninggalkan akar tradisi pesantren yang kokoh. Komitmen UICI ‘To Reach The Unreachable’ terus digalakkan,” katanya.

Yayasan Syech Bani Nuryayi dipimpin K.H. Aceng Abdul Mujib, ulama asal Garut yang juga memimpin Pondok Pesantren Fauzan dan pernah menjabat sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut.

Melalui kolaborasi dengan lingkungan pesantren tersebut, UICI berupaya mempertemukan kekuatan pendidikan berbasis nilai keislaman dengan perkembangan sistem pembelajaran digital.

Baca Juga:Bekali Warga Binaan Jelang Kembali ke Masyarakat, Rutan Garut Gelar Pendidikan MoralitasPembangunan Lapak PKL di Dekat Kantor Bupati Garut Masuk Tahap Jeda, Lanjutan Tunggu Anggaran Perubahan

Sebagai perguruan tinggi yang mengusung konsep “A Digital University”, UICI menawarkan sistem perkuliahan berbasis AI-Class yang memungkinkan mahasiswa belajar secara lebih fleksibel.

0 Komentar