GARUT – Antusiasme masyarakat terhadap olahraga bola voli di Kabupaten Garut terus menunjukkan tren positif. Hal itu terlihat dari membludaknya jumlah penonton setiap kali digelar pertandingan bola voli tingkat kecamatan maupun desa, termasuk pada ajang Liga Desa yang berlangsung di Lapang Jaringao, Desa Tambaksari, Kecamatan Leuwigoong.
Ratusan warga dari berbagai wilayah tampak memadati arena pertandingan, terutama saat laga final berlangsung. Tidak hanya warga sekitar, sejumlah pecinta bola voli dari desa-desa tetangga juga turut hadir untuk memberikan dukungan kepada tim favorit mereka.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana, mengatakan olahraga bola voli menjadi salah satu cabang olahraga yang memiliki basis penggemar cukup besar di berbagai kecamatan di Garut.
Baca Juga:Bupati Garut Dorong Lahirnya Atlet Voli Muda BerprestasiChina Setujui Delapan UPI Baru Indonesia, Akses Ekspor Produk Perikanan Kian Meluas
“Di Limbangan, Kersamanah, Malangbong, Cibatu, Cibiuk dan kecamatan lainnya, pertandingan bola voly penontonnya selalu membeludak. Minat warga berolahraga bola voly cukup tinggi, ” kata Asep Mulyana Kepala Dispora Garut, Selasa (2/6).
Menurutnya, tingginya minat masyarakat tersebut menjadi modal penting dalam upaya pembinaan dan pengembangan olahraga bola voli di Kabupaten Garut. Kehadiran penonton yang memadati setiap pertandingan menunjukkan bahwa olahraga ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Pertandingan final Liga Desa di Lapang Jaringao turut dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para kepala desa, pengurus Komite Olahraga Kecamatan (KOK), tokoh masyarakat, hingga para pecinta bola voli dari berbagai wilayah di Kecamatan Leuwigoong.
Suasana pertandingan berlangsung meriah. Sorak sorai penonton terdengar sepanjang pertandingan berlangsung. Dukungan yang diberikan para suporter menambah semangat para pemain yang berjuang memperebutkan gelar juara.
Asep menilai, kompetisi bola voli tingkat desa memiliki peran penting dalam menjaring bibit atlet potensial yang nantinya dapat dibina ke jenjang yang lebih tinggi.
“Pertandingan bola voly tak sekedar olah raga. Lebih dari itu sebagai sarana olahraga prestasi. Di Limbangan, pemain voli nasional ikut bergabung dalam pertandingan liga desa,” ucapnya
Keberadaan kompetisi seperti Liga Desa juga dinilai mampu menjadi wadah bagi para atlet muda untuk mengasah kemampuan serta menambah pengalaman bertanding. Dari ajang-ajang inilah sering muncul pemain-pemain berbakat yang berpotensi mewakili kecamatan maupun Kabupaten Garut pada berbagai kejuaraan.
