Arus Balik Lebaran Mulai Padat, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Sejumlah Titik

Radar Garut
Arus Balik Lebaran Mulai Padat, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Sejumlah Titik
0 Komentar

GARUT – Aktivitas arus balik Idulfitri 2026 mulai menunjukkan peningkatan di sejumlah jalur utama Jawa Barat. Kendaraan dari kawasan selatan, termasuk Garut, terlihat mulai bergerak menuju arah Jakarta melalui jalur Nagreg.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengungkapkan bahwa tanda-tanda arus balik sudah terlihat dari lonjakan volume kendaraan di beberapa wilayah, salah satunya di kawasan Bogor.

“Indikasi arus balik sudah mulai tampak. Volume kendaraan yang melintas saat ini sudah berada di atas 3.000 kendaraan per jam,” ujarnya saat ditemui di Garut, Senin (23/3/2026).

Baca Juga:Wisata Darajat Dipenuhi Pengunjung, Polisi Perkuat Pengamanan dan Sosialisasi KeselamatanPercobaan Pencurian Motor di Malangbong Gagal, Pelaku Ditangkap Warga dan Polisi

Kondisi serupa juga terjadi di ruas tol Cipali, di mana jumlah kendaraan yang melintas juga mencapai kisaran 3.000 unit per jam. Menurut Hendra, jika angka tersebut terus meningkat hingga menembus 4.000 kendaraan per jam, maka pihak kepolisian akan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contra flow untuk mengurai kepadatan.

“Jika volume terus naik, kami akan segera menerapkan contra flow sebagai langkah antisipasi agar arus tetap lancar,” jelasnya.

Pihak kepolisian memperkirakan puncak arus balik akan terjadi dalam dua periode. Gelombang pertama diprediksi berlangsung pada Selasa (24/3/2026), sementara gelombang kedua diperkirakan terjadi pada akhir pekan, yakni Jumat hingga Sabtu, 27–28 Maret 2026.

Sementara itu, peningkatan arus kendaraan juga mulai dirasakan di jalur arteri wilayah Garut, khususnya dari arah Tasikmalaya menuju Garut. Untuk mengantisipasi kemacetan, polisi telah memberlakukan sistem satu arah (one way) secara situasional di sejumlah titik rawan.

AKBP Eti Haryati menyebutkan bahwa rekayasa lalu lintas berupa one way telah dilakukan sebanyak 10 kali di jalur Limbangan dan Malangbong.

“Penerapan ini bersifat situasional, menyesuaikan dengan kondisi di lapangan agar arus kendaraan tetap terkendali,” katanya.

Polisi mengimbau kepada masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, menjaga kondisi fisik, serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

Baca Juga:Polisi Ringkus 6 Pelaku Aksi Kekerasan di Tarogong Kaler, Dipicu Masalah AsmaraWisatawan Muda Meninggal di Pantai Cikelet, Pengawasan Pesisir Selatan Garut Diperketat

Dengan meningkatnya intensitas kendaraan, diharapkan seluruh pengguna jalan dapat lebih disiplin dan bersabar agar perjalanan arus balik berlangsung aman, lancar, dan tertib. (*)

0 Komentar