GARUT – Memasuki masa libur, kawasan wisata Darajat di Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, mengalami lonjakan kunjungan yang cukup tinggi. Ribuan wisatawan terlihat memadati sejumlah destinasi unggulan, sehingga aparat kepolisian melakukan peningkatan pengamanan melalui patroli aktif di lapangan, Senin (23/3/2026).
Kapolsek Pasirwangi, Iptu Wahyono Aji, menyampaikan bahwa tingginya jumlah wisatawan terlihat dari data kunjungan di beberapa lokasi favorit. Darajat Pass menjadi titik dengan jumlah pengunjung terbanyak, yakni sekitar 1.350 orang. Sementara Awit Darajat mencatat sekitar 425 pengunjung, dan Puncak Darajat sebanyak 335 orang.
Menyikapi kondisi tersebut, jajaran Polres Garut bersama Polsek Pasirwangi memperkuat kehadiran personel di kawasan wisata dengan melaksanakan patroli dialogis. Kegiatan ini dilakukan secara langsung dengan menyapa pengunjung, berkoordinasi dengan pengelola wisata, serta berinteraksi dengan para pedagang.
Baca Juga:Percobaan Pencurian Motor di Malangbong Gagal, Pelaku Ditangkap Warga dan PolisiPolisi Ringkus 6 Pelaku Aksi Kekerasan di Tarogong Kaler, Dipicu Masalah Asmara
Menurut Wahyono, pendekatan dialogis menjadi strategi penting dalam menciptakan situasi yang aman sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan selama berwisata.
“Selain melakukan pengawasan, kami juga memberikan edukasi kepada pengunjung agar tetap waspada, menjaga barang pribadi, serta mematuhi ketentuan yang berlaku di lokasi wisata. Ini penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa beberapa titik di kawasan Darajat memiliki potensi risiko, seperti kolam air panas dan area perbukitan yang memerlukan kewaspadaan ekstra.
“Kami mengimbau agar pengunjung tidak lengah, terutama saat membawa anak-anak. Pastikan selalu dalam pengawasan. Jangan memaksakan aktivitas di area yang berbahaya dan selalu ikuti arahan petugas maupun pengelola,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wahyono juga menyoroti pentingnya keamanan kendaraan selama berada di lokasi wisata. Ia mengajak wisatawan untuk memanfaatkan area parkir resmi serta menggunakan pengamanan tambahan guna mencegah tindak kejahatan.
Dalam pelaksanaan patroli, petugas juga disiagakan untuk merespons cepat apabila terjadi kondisi darurat, baik kecelakaan maupun gangguan keamanan lainnya. Kehadiran polisi di tengah keramaian diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi para wisatawan.
Ia menegaskan bahwa terciptanya suasana yang kondusif tidak lepas dari kerja sama antara aparat keamanan, pengelola wisata, dan masyarakat.
