GARUT – Sebanyak 172 calon jemaah haji asal Kabupaten Garut dipastikan akan berangkat menunaikan ibadah haji pada tahun 2026. Pemberangkatan para jemaah dijadwalkan berlangsung pada 7 Mei 2026 dan akan tergabung dalam gelombang kedua keberangkatan haji dari Indonesia.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut, Indra Azwar Mawardi, menjelaskan bahwa jumlah tersebut terdiri dari jemaah yang berasal dari daftar tunggu (waiting list), tambahan kuota lansia, serta beberapa jemaah cadangan.
“Untuk jemaah haji asal Garut tahun 2026 sebanyak 172 orang. Jumlah tersebut berasal dari kategori waiting list, tambahan lansia, serta cadangan,” ujar Indra, belum lama ini.
Baca Juga:Bimtek Penjamah Makanan MBG Digelar, SPPG Didorong Segera Miliki Sertifikat Higiene SanitasiAndong dan Becak di Jalan Provinsi–Nasional Garut Dilarang Beroperasi Jelang Lebaran, Kusir Dapat Kompensasi
Ia menyampaikan, para calon jemaah haji tersebut akan diberangkatkan melalui Bandara Internasional Kertajati, Kabupaten Majalengka.
“Jemaah asal Kabupaten Garut akan berangkat pada gelombang kedua tanggal 7 Mei 2026 melalui Bandara Kertajati,” katanya.
Pada keberangkatan tersebut, jemaah haji dari Kabupaten Garut akan tergabung dalam satu kelompok terbang bersama calon jemaah haji dari Kota Bandung dan Kota Cimahi.
Indra berharap seluruh proses persiapan keberangkatan dapat berjalan lancar, termasuk kondisi global yang saat ini masih dipengaruhi dinamika konflik di kawasan Timur Tengah.
Ia berharap situasi tersebut dapat mereda sebelum musim haji dimulai, sehingga pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan aman dan lancar.
“Mudah-mudahan pada bulan Mei nanti kondisi konflik di Timur Tengah, seperti antara Iran, Israel, maupun Amerika, sudah mereda sehingga jemaah dapat berangkat dengan aman untuk melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar, sebelumnya juga menyampaikan harapannya agar situasi di kawasan Timur Tengah segera kondusif.
Baca Juga:PNM Cabang Garut Bagikan Takjil Ramadan dari Produk Nasabah Ultra MikroBazar CICI ROSA PNM Garut Jadi Ajang Promosi Produk Nasabah Ultra Mikro
Ia berharap kondisi tersebut tidak mengganggu penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 atau 1447 Hijriah, sehingga seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
“Semoga penyelenggaraan haji tahun 2026 atau 1447 Hijriah dapat berjalan dengan baik, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah yang akan berangkat,” pungkasnya. (Muhamad Rizka)
