GARUT – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Garut memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk menghadirkan kegiatan sosial sekaligus mendukung pengembangan usaha nasabah binaannya. Melalui program PNM Peduli, ratusan paket takjil dibagikan kepada masyarakat dan pengguna jalan menjelang waktu berbuka puasa.
Kegiatan tersebut tidak hanya dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, tetapi juga menjadi sarana promosi bagi produk usaha milik para nasabah ultra mikro yang dibina oleh PNM.
Takjil yang dibagikan kepada masyarakat merupakan hasil produksi para nasabah yang sebelumnya terlibat dalam program CICI ROSA (Cicip-Cicip Produk Nasabah), yaitu kegiatan bazaar UMKM yang digagas PNM untuk membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha kecil.
Baca Juga:Bazar CICI ROSA PNM Garut Jadi Ajang Promosi Produk Nasabah Ultra MikroPNM Cabang Garut Dorong Literasi Hukum Media Lewat Diskusi KUHP–KUHAP Momentum HPN
Melalui konsep tersebut, kegiatan berbagi takjil tidak hanya menghadirkan nilai sosial berupa kepedulian kepada sesama di bulan Ramadan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi dengan memperkenalkan produk nasabah kepada masyarakat secara langsung.
Pemimpin Cabang PNM Garut, Sumawinata, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PNM dalam memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi masyarakat maupun bagi para pelaku usaha ultra mikro.
“Melalui kegiatan berbagi takjil ini kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi produk nasabah untuk lebih dikenal oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, semangat berbagi yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam Al-Qur’an, khususnya mengenai keutamaan berbagi dan berbuat kebaikan kepada sesama.
Ia mengutip makna dari Surah Al-Baqarah ayat 261 yang menggambarkan bahwa orang yang bersedekah di jalan Allah diibaratkan seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, dan setiap bulir menghasilkan seratus biji.
“Ayat tersebut mengingatkan kita bahwa setiap kebaikan yang dilakukan kepada sesama akan memberikan manfaat yang berlipat ganda,” katanya.
Sumawinata berharap kegiatan ini dapat membantu memperluas pasar bagi para pelaku usaha ultra mikro sehingga usaha yang mereka jalankan dapat terus berkembang.
