GARUT – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Garut terus menghadirkan inovasi pelayanan publik guna mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen administrasi kependudukan. Salah satunya melalui program Jemput Bola (Jembol) yang kali ini digelar di kawasan Garut Plaza, Kecamatan Garut Kota, pada 19 dan 22 Mei 2026.
Pelayanan yang dibuka di pusat perbelanjaan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kehadiran layanan adminduk di area publik dinilai memudahkan warga yang memiliki aktivitas padat sehingga tetap bisa mengurus dokumen kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor dinas.
Pada pelaksanaan tahap pertama yang berlangsung Selasa (19/5/2026), antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi. Warga, pengunjung pusat perbelanjaan, hingga para pedagang memanfaatkan layanan tersebut untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan.
Baca Juga:Kasus Keracunan MBG di Kadungora Jadi Evaluasi, Bupati Garut Minta Pembinaan SPPG DiperkuatBupati Garut Lepas Persigar ke Putaran Nasional Liga 4, Target Tembus Divisi 3
Dalam sehari, petugas berhasil menerbitkan 103 keping KTP elektronik, 60 lembar Kartu Keluarga (KK), 34 akta kelahiran, dan 15 Kartu Identitas Anak (KIA). Selain itu, layanan juga mencakup perekaman biometrik KTP-el bagi 15 warga, pengurusan dua berkas pindah datang, serta satu akta kematian.
Melihat tingginya minat masyarakat, Disdukcapil Garut kembali membuka layanan serupa di lokasi yang sama pada Jumat (22/5/2026). Hasilnya, pelayanan kembali berjalan optimal dengan puluhan dokumen berhasil diterbitkan.
Pada hari kedua tersebut, Disdukcapil mencetak 62 KTP elektronik, 45 Kartu Keluarga, 25 akta kelahiran, dan 10 KIA. Selain itu, terdapat lima warga yang melakukan perekaman biometrik KTP-el, tiga pengurusan akta kematian, serta dua layanan pindah datang.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Garut Rena Sudrajat mengatakan bahwa pelayanan jemput bola di pusat keramaian menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat.
“Kami memahami bahwa dinamika masyarakat Garut saat ini sangat tinggi. Banyak warga, terutama para pekerja dan pelaku ekonomi, yang kesulitan meluangkan waktu khusus untuk datang ke kantor dinas atau Mall Pelayanan Publik. Oleh karena itu, kamilah yang mendatangi mereka di ruang publik seperti Garut Plaza ini. Harapannya, sambil berbelanja atau berniaga, warga bisa sekaligus memastikan dokumen kependudukannya beres,” jelas Rena.
Menurutnya, pola pelayanan seperti ini akan terus dikembangkan dan dievaluasi agar pelayanan administrasi kependudukan semakin cepat, efektif, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
