GARUT – Menyambut malam takbir Idulfitri 1447 Hijriah, Polres Garut melalui Satlantas menerapkan rekayasa lalu lintas dengan sistem pengamanan kota (Sispamkota) di kawasan perkotaan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Pengaturan arus tersebut mencakup pemberlakuan penyekatan di sejumlah ruas jalan, baik di dalam kota maupun di pintu masuk menuju pusat aktivitas masyarakat. Upaya ini dilakukan untuk mengendalikan mobilitas kendaraan saat malam takbiran.
Kasi Humas Polres Garut, Ipda B. Susilo Adi, mengatakan bahwa pihaknya telah memetakan titik-titik strategis yang menjadi fokus pengamanan.
Baca Juga:Razia Malam, Polsek Limbangan Amankan Penjual Tuak dan Barang BuktiTemuan Kerangka di Hutan Banjarwangi Gegerkan Warga yang Sedang Ngabuburit
“Pengendalian arus dilakukan melalui penyekatan di beberapa titik, baik di area dalam kota maupun di jalur luar sebagai akses masuk,” ungkapnya.
Untuk wilayah dalam kota, penyekatan dilakukan di sejumlah persimpangan penting seperti kawasan Pajajaran, Maktal, Papandayan, hingga Pasar Baru dan Simpang Asia. Selain itu, pengamanan juga mencakup Bundaran Guntur, Jalan Mandalagiri, serta Simpang H. Yaya.
Sementara itu, akses dari luar kota juga diawasi melalui penyekatan di titik-titik seperti Bundaran Leuwidaun, jalur Guntur–Tegal Kurdi, Sukaregang, Bundaran Suci, hingga kawasan Sukadana dan Simpang H. Ate.
Tidak hanya itu, kepolisian juga memberlakukan Car Free Night di sepanjang Jalan Ahmad Yani pada 20 Maret 2026. Selama kebijakan ini berlangsung, kendaraan bermotor tidak diperkenankan melintas di kawasan tersebut mulai pukul 18.00 WIB.
“Pembatasan ini tidak berlaku untuk kendaraan tertentu seperti ambulans, logistik, dan layanan darurat lainnya,” jelas Adi.
Sebagai alternatif, masyarakat diarahkan untuk memanfaatkan kantong parkir yang telah disediakan di sejumlah titik, di antaranya Jalan Cimanuk, area Mall CiplaZ Ramayana, halaman Islamic Center, kawasan perbankan BJB, Jalan Ciwalen, serta Jalan Bratayudha.
Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan konvoi secara berlebihan serta tetap mengikuti petunjuk petugas di lapangan.
Baca Juga:Polisi Ringkus RR di Tarogong Kidul, Bawa 45 Paket Sabu Siap EdarBupati Garut Tinjau Jalur Selatan, Pastikan Kesiapan Wisata Hadapi Lonjakan Libur Lebaran
“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berakhir paling lambat pukul 01.00 WIB agar situasi tetap terkendali,” tambahnya.
Dengan pengaturan ini, diharapkan pelaksanaan malam takbiran di Garut dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. Polisi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban demi kenyamanan bersama. (*)
