“Alhamdulillah bisa membantu untuk ongkos saat mengantar berobat pasien,” ucapnya.
Sebelum mendapatkan bantun tersebut, Euis mengaku bahwa untuk ongkos hingga yang lainnya ia keluarkan dari saku pribadi. Ia tidak pernah berharap uang yang sudah dikeluarkannya diganti oleh siapapun karena apa yang dilakukannya adalah bentuk kepedulian kepada masyarakat.
Beberapa hari kemarin, Euis mendapatkan undangan dari Presiden Joko Widodo di Cimahi dalam acara Gerakan Bersama Menuju Eliminasi TB 2030. Ia berharap, masyarakat penderita TB tak perlu malu untuk berobat.
” TB itu memang penyakit menular, napi bisa diobati dan disembuhkan. Jangan sungkan untuk memeriksakan kondisi ke Puskesmas,” tutupnya. (*)
