Limbah Kulit Terbakar di Copong Picu Asap Pekat, Warga Mengeluh dan APKI Siap Lakukan Pembersihan

istimewa
Limbah Kulit Terbakar di Copong Picu Asap Pekat, Warga Mengeluh dan APKI Siap Lakukan Pembersihan
0 Komentar

GARUT – Tumpukan limbah kulit yang terbakar di kawasan Jalan Sudirman, Kampung Copong, RW 026, Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, menimbulkan asap tebal dan bau menyengat yang dikeluhkan warga, Sabtu (19/9/2026).

Lokasi tumpukan limbah berada di seberang SPBU Copong. Warga sekitar mengaku tidak mengetahui secara pasti kapan material tersebut dibuang maupun kapan pembakaran mulai terjadi.

NN (45), salah seorang warga, mengatakan dirinya mulai mencium bau asap sejak pagi hari. Namun saat itu, aroma yang muncul belum terlalu tajam.

Baca Juga:PNM Dorong Perempuan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas Lewat PKU Akbar 2026 di SumedangJabar Terbaik Kawal Program 3 Juta Rumah, Dapat Tambahan 300 Unit Bantuan Bedah Rumah

“Kalau tepatnya kapan datangnya limbah kulit dan terjadinya pembakaran saya tidak tahu. Saya hanya merasakan pengap dengan polusi udaranya. Cuma yang saya rasakan sekitar pukul 05.00 WIB kurang lebih bau asap menyengat sudah ada, cuma gak terlalu kencang,” ujar NN.

Seiring waktu, bau tidak sedap disebut semakin kuat. Hardi, petugas keamanan Komplek Mandala Residence, mengatakan kondisi mulai memburuk ketika memasuki siang hari.

“Baunya kecium sejak pagi, cuma tidak terlalu tajam. Ketika siang baru aroma tak sedap mulai pekat, bahkan terjadi asap tebal,” ucap Hardi.

Menurutnya, asap yang menutupi sebagian kawasan tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga berpotensi membahayakan pengendara yang melintas di Jalan Sudirman.

“Saya khawatir kalau tidak segera dipadamkan akan berakibat juga terhadap keselamatan pengguna jalan,” katanya.

Kondisi tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak Kelurahan Sukamentri. Salah seorang warga Mandala Residence, AND (31), meminta agar kejadian segera ditangani karena khawatir asap semakin meluas.

“Dengan kondisi asap tebal seperti itu, saya akan menghubungi Pak Lurah menyampaikan kejadian ini. Saya meminta segera untuk menindaklanjuti hal tersebut, agar keselamatan para pengguna jalan juga terjaga dan polusi pembakaran ini yang berdampak terhadap kesehatan,” ujarnya.

Lurah Sukamentri, Wijiyono, kemudian mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga.

Baca Juga:Suzuki Burgman Street 125EX Terbaru Ini Jadi Pilihan Praktis yang Bikin Aktivitas Harian Lebih MudahiCAR V27: Mobil Listrik Terbaru Bergaya Offroad yang Siap Menemani Aktivitas Kota hingga Liburan Luar Kota

Karena api sulit dipadamkan secara manual, pihak kelurahan selanjutnya menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut.

Petugas melakukan penanganan sekitar pukul 19.18 WIB. Setelah proses pemadaman berlangsung sekitar 20 menit, api dinyatakan berhasil dikendalikan sekitar pukul 19.38 WIB.

0 Komentar