SUMEDANG – Penguatan kapasitas usaha perempuan pelaku ultra mikro terus didorong PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Garut. Salah satunya melalui kegiatan Pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar 2026 yang digelar di Aula Tampomas, Gedung IPP Sumedang, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang pelatihan bagi para nasabah, tetapi juga mempertemukan pelaku usaha dengan pemerintah daerah dalam upaya membangun ekosistem UMKM yang lebih kuat dan berkelanjutan.
PKU Akbar 2026 dihadiri Pemimpin Cabang PNM Garut, Sumawinata, serta Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Sumedang, Ayuh Hidayat.
Baca Juga:Jabar Terbaik Kawal Program 3 Juta Rumah, Dapat Tambahan 300 Unit Bantuan Bedah RumahSuzuki Burgman Street 125EX Terbaru Ini Jadi Pilihan Praktis yang Bikin Aktivitas Harian Lebih Mudah
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah produk unggulan milik nasabah PNM turut dipamerkan. Masyarakat yang hadir juga dapat memanfaatkan layanan konsultasi berkaitan dengan pengembangan usaha.
Sumawinata mengatakan, pendampingan terhadap perempuan pelaku usaha ultra mikro menjadi salah satu perhatian PNM agar mereka memiliki kesempatan memperbesar dan memperkuat usahanya.
“PNM adalah lembaga keuangan yang hadir bukan untuk mendampingi dan membantu kehidupan perempuan prasejahtera menjadi lebih baik. Kami memberi akses pembiayaan, sekaligus mendampingi dan melatih pengusaha ultra mikro agar mampu naik kelas,” ujarnya.
Selain memberikan akses pembiayaan, PNM juga menjalankan berbagai program penguatan usaha, mulai dari pelatihan berbasis klaster, fasilitasi legalitas hingga pengembangan kemampuan nasabah dalam mengelola usahanya.
Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Sumedang, Ayuh Hidayat, menilai pola tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong perkembangan UMKM di daerah.
“Yang membedakan PNM adalah komitmennya yang tidak berhenti di atas kertas pembiayaan. Ada pendampingan, ada pelatihan, dan itu yang membuat pemerintah daerah merasa perlu terus merangkul kolaborasi ini demi kemajuan UMKM di Sumedang,” tuturnya.
Menurutnya, kolaborasi antara lembaga pembiayaan dengan pemerintah daerah diperlukan agar pelaku UMKM tidak hanya memperoleh akses modal, tetapi juga mendapatkan pendampingan dalam meningkatkan kapasitas usaha.
Baca Juga:iCAR V27: Mobil Listrik Terbaru Bergaya Offroad yang Siap Menemani Aktivitas Kota hingga Liburan Luar KotaPNM Dorong Penghijauan Berkelanjutan, 5.000 Pohon Ditanam Bersama Warga dan Kelompok Tani Hutan
PKU Akbar 2026 juga diisi dengan kegiatan sosial berupa penyerahan santunan secara simbolis kepada lansia di sekitar lokasi.
Di sisi lain, PNM memberikan penghargaan umrah yang dilaksanakan setiap tahun bagi nasabah yang dinilai konsisten memenuhi kewajiban sekaligus terus mengembangkan usahanya.
