Guru PPPK di Ciamis Diduga Jadi Korban Pelecehan, Kasus Ditangani Polres

Guru PPPK di Ciamis Diduga Jadi Korban Pelecehan, Kasus Ditangani Polres
ilustrasi (pixabay)
0 Komentar

Pada awalnya, kata Arif, korban tidak ingin persoalan tersebut menjadi perhatian publik. Korban hanya berharap terduga pelaku tidak lagi datang ke sekolah karena masih mengalami trauma. Namun, setelah berdiskusi dengan keluarga dan melihat rekaman CCTV, keluarga korban akhirnya memilih menempuh jalur hukum.

“Yang melapor adalah keluarga korban. PGRI memberikan pendampingan, terutama pendampingan psikologis kepada korban,” ucapnya.

Ketua PGRI Kabupaten Ciamis, Edi Rusyana, menegaskan pihaknya mendukung langkah hukum yang ditempuh korban dan keluarga. PGRI, kata dia, akan turut mengawal kasus tersebut.

Baca Juga:Kemah Bela Negara 2026 Dibuka di Garut, Generasi Muda Diajak Perkuat Nilai KebangsaanRumah Panggung di Kadungora Ludes Terbakar, Dua Motor dan Puluhan Tas Ikut Hangus

“Terkait keputusan korban yang akhirnya membawa kasus dugaan pelecehan ini ke pihak kepolisian, PGRI Kabupaten Ciamis memberikan dukungan moral sepenuhnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP H. Carsono, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dugaan pelecehan seksual tersebut. Saat ini, perkara ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Ciamis.

“Laporan sudah kami terima dan akan diproses sesuai prosedur yang berlaku. Karena korbannya perempuan, penanganannya menjadi perhatian khusus,” ujarnya. (*)

0 Komentar