Tujuh Motor Pengunjung Konser di Bandung Dilaporkan Hilang, Polisi Lakukan Penyelidikan

istimewa
Tujuh Motor Pengunjung Konser di Bandung Dilaporkan Hilang, Polisi Lakukan Penyelidikan
0 Komentar

BANDUNG – Kepolisian Sektor Panyileukan tengah menyelidiki laporan kehilangan tujuh sepeda motor yang diduga terjadi saat konser musik yang berlangsung di kawasan Tirtan Point, Panyileukan, Kota Bandung, pada 30-31 Mei 2026.

Peristiwa tersebut dilaporkan oleh sejumlah pengunjung konser yang mengaku kehilangan kendaraan roda duanya saat acara berlangsung. Hingga Senin (1/6/2026), seluruh korban telah melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Dilansir dari Jabar Ekspres, Kapolsek Panyileukan AKP Bambang Haryono membenarkan adanya laporan kehilangan tersebut. Menurutnya, saat ini polisi masih mengumpulkan keterangan dan melakukan penelusuran terkait keberadaan kendaraan yang hilang.

Baca Juga:Menhaj Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Indonesia Pulang ke Tanah AirPeringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kapolres Ajak Personel Jadikan Nilai Pancasila Sebagai Pedoman Pengabdian

“Korban telah membuat laporan, total ada tujuh LP (laporan polisi),” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin, (1/6/2026).

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan indikasi bahwa sebagian kendaraan yang hilang tidak dalam kondisi terkunci stang saat diparkir. Meski demikian, pihak kepolisian belum menyimpulkan penyebab pasti kejadian tersebut dan masih melakukan pendalaman.

“Kita masih (melakukan proses) penyelidikan, kita maping keberadaan motor-motor (yang hilang) tersebut,” ujarnya.

Selain menangani laporan kehilangan, petugas juga menemukan banyak kendaraan pengunjung yang diparkir tanpa pengamanan memadai selama konser berlangsung. Bahkan, sejumlah motor ditemukan dalam kondisi kunci kontak masih terpasang.

Menurut Bambang, pada hari pertama konser petugas mengamankan sekitar 90 kendaraan yang tidak terkunci stang. Sementara pada hari kedua, jumlahnya berkisar antara 60 hingga 70 unit.

“Di hari pertama kita amankan sekitar 90 motor, dan hari kedua 60 sampai 70 motor (yang tidak terkunci stang dan kunci kontak menggantung). Untuk yang 7 ini (yang dilaporkan hilang), anggota masih bergerak (melakukan proses penyelidikan) di lapangan,” pungkasnya. (*)

0 Komentar