Polsek Pasirwangi Antisipasi Lonjakan Libur Lebaran, Siagakan Tim Penarik Kendaraan di Jalur Darajat

istimewa
Polsek Pasirwangi Antisipasi Lonjakan Libur Lebaran, Siagakan Tim Penarik Kendaraan di Jalur Darajat
0 Komentar

GARUT – Menghadapi meningkatnya arus wisatawan saat libur Idulfitri 1447 Hijriah, Polsek Pasirwangi Polres Garut menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menjaga keamanan dan kelancaran di kawasan wisata Darajat.

Kapolsek Pasirwangi, Iptu Wahyono Aji, menuturkan bahwa jalur menuju Darajat menjadi perhatian khusus karena memiliki kontur jalan yang cukup menantang, terutama pada sejumlah titik tanjakan yang kerap menjadi hambatan bagi kendaraan pengunjung.

“Kami telah memetakan titik-titik rawan, baik dari sisi kepadatan arus maupun medan jalan. Fokus kami adalah memastikan perjalanan wisatawan tetap aman dan tidak terganggu,” ujar Wahyono.

Baca Juga:Sat Samapta Polres Garut Amankan Penjual Miras Sistem COD, Warga Dorong Penertiban DiperluasRekayasa One Way Diterapkan di Sejumlah Jalur Garut, Polisi Fokus Urai Kepadatan Kendaraan

Sebagai langkah antisipasi, personel kepolisian disiagakan di sejumlah titik strategis, terutama di jalur yang berpotensi terjadi penumpukan kendaraan. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan dapat mempercepat penanganan jika terjadi hambatan lalu lintas.

Salah satu upaya yang disiapkan adalah penyediaan kendaraan khusus untuk membantu menarik kendaraan yang tidak mampu menanjak. Fasilitas ini dinilai penting mengingat kondisi jalan menuju kawasan wisata cukup curam dan sering menyebabkan kendaraan mogok.

“Tim kami sudah dilengkapi kendaraan penarik untuk membantu pengunjung yang mengalami kendala di tanjakan. Ini untuk mencegah kemacetan panjang akibat kendaraan yang berhenti di tengah jalur,” jelasnya.

Selain itu, Polsek Pasirwangi juga menggandeng masyarakat setempat dalam upaya pengaturan lalu lintas. Warga yang tergabung dalam tim relawan, termasuk yang dikenal sebagai tim “gajel”, dilibatkan untuk membantu kelancaran arus kendaraan di jalur wisata.

“Kolaborasi dengan masyarakat lokal sangat membantu, terutama dalam penanganan cepat di lapangan. Mereka sudah terbiasa membantu di jalur tersebut,” tambah Wahyono.

Pengamanan juga diperkuat melalui patroli rutin di kawasan objek wisata, area parkir, dan titik keramaian lainnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas seperti pencurian maupun kejadian yang dapat merugikan wisatawan.

Di sisi lain, kesiapan pendukung juga turut diperhatikan, mulai dari pemasangan rambu sementara hingga kemungkinan penerapan rekayasa lalu lintas jika terjadi lonjakan kendaraan. Koordinasi juga dilakukan dengan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan serta pengelola wisata.

0 Komentar