GARUT – Perjalanan mudik empat pemuda asal Tasikmalaya berakhir dengan insiden kecelakaan tunggal di Jalan Sudirman, Kabupaten Garut, Kamis (19/3/2026) dini hari. Peristiwa ini diduga dipicu oleh kondisi salah satu pengendara yang berada di bawah pengaruh minuman keras.
Kejadian bermula saat rombongan yang terdiri dari empat orang tersebut melintas menggunakan dua sepeda motor dari arah Jakarta menuju Tasikmalaya. Di tengah perjalanan, salah satu motor kehilangan kendali hingga akhirnya terjatuh di badan jalan.
Akibat kejadian itu, para pemuda yang diketahui berinisial JM (20), S (18), S (26), dan S (20) sempat tersungkur. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski mereka mengalami luka ringan.
Baca Juga:Ambulans Disalahgunakan untuk Mudik, Polisi Amankan Kendaraan di MalangbongDiduga Mabuk, TN Nekat Palak Sopir dan Rusak Kendaraan, Untung Ada Brimob
Kasi Humas Polres Garut, Ipda B. Susilo Adi, mengatakan bahwa petugas yang tengah berjaga di pos pengaturan lalu lintas langsung bergerak cepat setelah mengetahui adanya kecelakaan tersebut.
“Anggota kami yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan, termasuk membantu evakuasi dan memastikan kondisi para korban,” ujarnya.
Dari hasil penanganan di lokasi, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa minuman keras. Hal ini menguatkan dugaan bahwa kecelakaan terjadi akibat pengaruh alkohol.
“Ditemukan lima botol minuman keras, terdiri dari empat botol anggur merah dan satu botol jenis Atlas. Salah satu pengendara diduga dalam kondisi tidak sadar penuh saat mengendarai kendaraan,” jelasnya.
Selanjutnya, keempat pemuda tersebut dibawa ke Mapolres Garut untuk menjalani pemeriksaan lanjutan, termasuk tes urin. Polisi juga memberikan pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Adi mengingatkan masyarakat, khususnya para pemudik, untuk selalu menjaga kondisi fisik dan tidak mengonsumsi minuman keras sebelum berkendara.
“Keselamatan di jalan harus menjadi prioritas. Berkendara dalam kondisi terpengaruh alkohol sangat berbahaya, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi pengguna jalan lainnya,” tegasnya. (*)
