GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut menyiapkan langkah antisipatif menghadapi potensi bencana alam selama periode Lebaran dengan membentuk sejumlah posko siaga yang tersebar di beberapa wilayah strategis.
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengatakan sedikitnya empat posko terpadu telah disiapkan untuk mempercepat penanganan jika terjadi kondisi darurat, khususnya di jalur mudik dan kawasan rawan bencana.
“Kami sudah menyiapkan posko di beberapa titik dengan melibatkan tim gabungan, mulai dari BPBD, Damkar hingga instansi terkait lainnya,” ujarnya.
Baca Juga:Jelang Lebaran, Harga LPG 3 Kg di Garut Melonjak, Pedagang Warung MengeluhPantau Arus Mudik, Bupati Garut Minta Petugas Utamakan Empati dan Kesiapan Layanan
Ia menjelaskan, titik posko tersebut berada di wilayah selatan seperti Pameungpeuk dan Cisewu, serta di kawasan Garut Kota dan Limbangan untuk menjangkau wilayah utara.
Menurutnya, penempatan posko di berbagai wilayah tersebut bertujuan agar respons penanganan bencana bisa dilakukan lebih cepat dan efektif.
“Dengan posisi yang dekat ke lokasi rawan, diharapkan penanganan bisa segera dilakukan jika terjadi sesuatu,” katanya.
Selain personel, posko tersebut juga dilengkapi tim kesehatan yang siap memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat maupun pemudik yang membutuhkan layanan medis.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga menyiagakan sejumlah alat berat guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor yang dapat menghambat akses jalan.
“Peralatan sudah kami siapkan untuk mempercepat penanganan, terutama jika ada material longsor yang menutup jalur,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut, Agus Ismail, menyampaikan bahwa alat berat telah ditempatkan di sejumlah titik jalur mudik dan kawasan wisata.
Baca Juga:Polisi Temukan Tanaman Diduga Ganja di Cigadog Sucinaraja Garut2 Remaja Diduga Mabuk Diamankan Polisi Saat Patroli di Kadungora
Ia memastikan, alat-alat tersebut disiagakan selama 24 jam untuk mempercepat proses penanganan apabila terjadi gangguan akibat bencana alam.
“Alat berat kami siagakan penuh selama 24 jam, sehingga jika terjadi longsor atau hambatan di jalan, bisa langsung ditangani,” ujarnya.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, Pemkab Garut berharap arus mudik Lebaran dapat berlangsung aman dan lancar, serta risiko dampak bencana alam dapat diminimalisasi. (*)
