“Kami berharap dengan pendekatan dialog dan kolaborasi seperti ini, situasi keamanan di wilayah perkotaan dan kawasan aktivitas publik tetap terjaga, serta potensi premanisme dapat ditekan sebelum berkembang,” tambahnya.
Kegiatan public sharing session Satgas Premanisme ini, menurut Nurrodhin, menjadi wujud komitmen bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menciptakan Kabupaten Garut yang aman, tertib, dan kondusif. (*)
