WBP Rutan Garut Beragama Kristen Ikuti Ibadah Daring Dengan Tema "Sungai Kehidupan Ministry"

Istimewa
WBP Kristen Rutan Garut Ikuti Ibadah Daring Dengan Tema "Sungai Kehidupan Ministry"
0 Komentar

GARUT – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Kristen di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Garut mengikuti ibadah daring bertema “Sungai Kehidupan Ministry”, Senin (3/3). Kegiatan tersebut dipimpin Pendeta Daniel Alexander.

Ibadah ini diikuti oleh seluruh WBP Kristen di Indonesia, termasuk 1 orang WBP Rutan Garut yang didampingi Kasubsi Pelayanan Tahanan (Yantah) dan staf Yantah. Meskipun dilaksanakan secara virtual, kegiatan ini tetap berlangsung khidmat dan penuh makna bagi para peserta.

Plt Kepala Rutan Garut, Sukarno Ali menegaskan bahwa ibadah daring ini merupakan bagian dari pemenuhan hak-hak keagamaan bagi WBP, sekaligus menjadi upaya pembinaan kepribadian di dalam Rutan.

Baca Juga:Denkesyah Garut dan Rumah Sakit Guntur Berikan Dukungan Kesehatan, dalam Peresmian Masjid Raya Ar-RohmanHari Pertama Puasa, Dirjenpas Inspeksi Maraton ke Lapas dan Rutan di Jawa Barat

“Kami berkomitmen untuk memberikan layanan spiritual yang layak bagi seluruh warga binaan sesuai dengan keyakinannya. Kegiatan ini tidak hanya memenuhi hak beribadah mereka, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan mental dan rohani,” ujar Sukarno Ali.

Menurutnya, pembinaan spiritual menjadi salah satu pilar penting dalam program pembinaan di Rutan, karena dapat membantu WBP untuk lebih tenang, reflektif, dan memiliki harapan positif selama menjalani masa pembinaan.

Lebih lanjut, Sukarno Ali menambahkan bahwa Rutan Garut terus berupaya memberikan pembinaan yang menyeluruh (holistik) kepada WBP, baik dalam aspek keagamaan, pendidikan, maupun keterampilan.

“Kami mendukung penuh kegiatan ibadah seperti ini, karena dapat memberikan ketenangan batin bagi warga binaan dan membantu mereka menjalani masa pembinaan dengan lebih baik,” katanya.

Ibadah daring seperti “Sungai Kehidupan Ministry” ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari program pendampingan spiritual bagi WBP, sehingga mereka tetap mendapatkan pembinaan yang bernilai positif dan berkelanjutan selama berada di dalam Rutan. (*)

0 Komentar