Cara Mencegah Ular Tidak Masuk Rumah dan Penanganan Gigitan

Muhammad Resky, pecinta reptil di Kabupaten Garut. Resky menjelaskan tentang cara agar ular tidak masuk rumah dan cara penanganan gigitan ular.
Muhammad Resky, pecinta reptil di Kabupaten Garut. Resky menjelaskan tentang cara agar ular tidak masuk rumah dan cara penanganan gigitan ular.
0 Komentar

 

Macam-macam Mitos yang Berkembang

Ada banyak sekali mitos yang berekembang di tengah masyarakat terkait ular. Padahal mitos yang berkembang itu tidaklah benar atau belum pasti kebenarannya.

Diantara mitos yang berkembang itu antara lain:

  1. Menabur garam. Sejujurnya ular bukanlah hewan moluska yang sensitif dengan garam. Jadi garam tidak akan memberikan efek apapun terhadap ular tersebut
  2. Ular takut sama bawang merah. Hal ini juga bisa dikatakan tidak benar sepenuhnya. Hanya saja memang ular itu sedikit sensitif dengan bau menyengat yang berasal dari bawang merah.
  3. Ular takut dengan keresek. Ini juga mitos dan tidak mendasar.
  4. Bisa ular bisa dihilangkan dengan cara disedot. Ini juga mitos bahkan sangat membahayakan bagi orang yang menyedot bisa ular tersebut. Apalagi ketika yang menyedotnya juga mengalami luka di bagian mulut, hal itu bisa membuat bisa ular masuk melalui luka di mulutnya.
  5. Ular bisa mengikuti alunan musik seruling. Hal ini juga mitos yang banyak berkembang seperti di film-film India. Padahal faktanya, ular tidak memiliki telinga dan tidak bisa mengikuti alunan musik. Jadi yang diikuti ular sebenarnya gerakan dari seruling yang dimainkan oleh pawang ular tersebut.

Penanggulangan Ketika Digigit Ular

Sebelum anda melakukan langkah berikut ini, anda harus memastikan apakah ular yang menggigit itu berbisa atau tidak. Jika anda tidak tahu ular itu berbisa atau tidak, maka langkah yang harus dilakukan adalah dengan memoto ular tersebut yang telah menggigit.

Anda juga bisa membagikan foto ular yang telah menggigit itu di forum pecinta reptil, agar mereka bisa memberi informasi apakah ular itu berbisa atau tidak.

Baca Juga:Cek KTP Online GarutEdenFarm Investasi Permodalan Tani di Ponpes Situwangi Garut

Jika memang ular itu berbisa barulah anda lakukan langkah yang akan kami berikan ini.

Namun banyak orang yang menangani kasus gigitan ular dengan cara tradisional yang belum tentu dipastikan keberhasilannya.

Nah cara berikut ini adalah cara yang sudah dipastikan oleh ahli kesehatan dan Badan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

  1. Dimobilisasi. Atau dengan kata lain, Jika gigitan itu terkena pada organ gerak, maka hindari pergerakan otot yang bisa berpotensi menyebarkan bisa. Kemudian pertahankan pasien dalam posisi berbaring dan tenang. Setelah itu balutlah secepatnya bagian di bawah dan atas gigitan dengan perban tebal non elastis. Pastikan balutan rapat seperti saat membalut cedera terkilir. Pasang bidai (atau bilah kayu/bambu yang bersih) dan kencangkan dengan mitela atau kain.
  2. Jika gigitan ular ada di bagian tangan, maka gunakan sling atau gendongan.
  3. Bila muncul bengkak, tandai bengkak dengan plester setelah dibidai.
  4. Jika terjadi keluhan nyeri, berikan analgesik atau obat pereda nyeri.
  5. Segera bawa ke fasilitas kesehatan atau medis terdekat.
  6. Jika bisa ular mengenai mata, pada beberapa kasus, ular menembakkan (spitting) bisa hingga 2–3 meter. Nah jika kasusnya seperti itu maka berikut ini adalah langkah yang harus dilakukan.– Baringkan orang yang terkena semburan dan aliri kedua mata orang itu dengan air bersih atau cairan infus. Jumlah cairan yang dibutuhkan 3–6 liter.

    – Anda juga bisa gunakan selang untuk mengalirkan air ke mata.

    – Bisa ular bersifat mirip dengan cairan asam. Maka dari itu hindari mengucek atau menggosok bagian mata. Jika telanjur, segera hubungi spesialis mata untuk penanganan lebih lanjut.

0 Komentar