Menurut dia, harus ada kajian filosofis dan sosiologis mengapa masyarakat Kota Cilegon bisa menolak pembangunan gereja.
“Harus ada kajian, jika kesimpulannya pembangunan gereja itu akan memberikan efek represif yang tinggi, maka sebaiknya ditunda terlebih dahulu,” katanya.
Dia berharap polemik ini segera selesai. Kahfi mengatakan semua pihak harus mengedepankan pikiran yang jernih.
Baca Juga:Diklaim Terbaik di Kelasnya, Ini Dia Keunggulan dan Kekurangan Hyundai StargazerPeserta Unjuk Rasa Ojol Kecewa Belum Bisa Bertemu Bupati Garut dan Ketua DPRD
“Semoga semua dapat selesai dengan bersama-sama mengedepankan pikiran yang jernih dan kepala dingin,” katanya.(fin)/MG4