JABAREKSPRES. – Membaca sholawat sangat dianjurkan dalam islam. Sholawat memberikan banyak keutamaan, dan keistimewaan. Salah satunya Sholawat Munjiyat yang memiliki makna dalam sebagai doa pengharapan dari hamba sahaya.
Bacaan atau lirik sholawat munjiyat cukup ringan dan mudah untuk dihafalkan. Apalgi bila bisa memahami makna yang terkandung didalamnya.
Yaitu adanya kepasrahan seorang hamba kepada penciptanya, dimana dengan banyak mengamalkan bacaan sholawat munjiyat, diyakini bisa memudahkan terkabulnya hajat seseorang.
Baca Juga:Disdik Sebut Pelaksanaan PPDB 2022 di Jabar Kurang EfektifSejarah Hari Olahraga Nasional Berawal dari Gagalnya Bertanding di Olimpiade London
Selain itu juga bisa terhindar dari hal-hal yang membahayakan atau menakutkan.
Berikut adalah penjelasan tentang bacaan sholawat munjiyat serta keutamaannya yang dilansir dari islam.nu.or.id dan brilio.net.
Islam sangat menganjurkan umatnya agar banyak membaca sholawat. Perintah ini pun telah dijelaskan dalam firman-Nya melalui surat Al-Ahzab ayat 56 yang bunyinya berikut ini:
Sholawat Tibbil Qulub Arti dan Manfaat untuk Memohon Kesehatan Jasmani dan Rohani kepada Allah SWT
اِنَّاللّٰهَوَمَلٰۤىِٕكَتَهٗيُصَلُّوْنَعَلَىالنَّبِيِّۗيٰٓاَيُّهَاالَّذِيْنَاٰمَنُوْاصَلُّوْاعَلَيْهِوَسَلِّمُوْاتَسْلِيْمًا
Artinya: “ Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab: 56).
Berikut bacaan sholawat Munjiyat yang sangat dianjurkan untuk diamalkan setiap hari :
اَللّٰهُمَّصَلِّعَلَىسَيِّدِنَامُحَمَّدٍصَلاَةًتُنْجِيْنَابِهَامِنْجَمِيْعِالْأَهْوَالِوَالْاٰفَاتِوَتَقْضِيْلَنَابِهَاجَمِيعَالْحَاجَاتِوَتُطَهِّرُنَابِهَامِنْجَمِيْعِالسَيِّئَاتِوَتَرْفَعُنَابِهَاعِنْدَكَأَعْلَىالدَّرَجَاتِوَتُبَلِّغُنَابِهَـــاأَقْصَىالْغَايَاتِمِنْجَمِيْعِالْخَيْرَاتِفِىالْحَيَاةِوَبَعْدَالْمَمَـــاتِ
Allâhumma shalli ‘alâ Sayyidinâ Muhammadin wa ‘alâ âli Sayyidinâ Muhammadin shalâtan tunjînâ bihâ min jamî’il ahwâli wal âfât wa taqdhî lanâ bihâ jamî’al hâjat wa tuthahhirunâ bihâ min jamî’is sayyiât wa tarfa’unâ bihâ ‘indaka a’lad darajât wa tuballighunâ bihâ aqshal ghâyat min jamî’il khairâti fil hayâti wa ba’dal mamât.
Baca Juga:Penolakan Gereja di Cilegon Berdasarkan SK Bupati Tahun 1975, Kemenag Bilang Begini…Cek Rekening, BSU Gaji Rp 600 Ribu Cair Hari Ini
Artinya: “ Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan shalawat itu, Engkau akan menyelamatkan kami dari semua keadaan yang menakutkan dan dari semua cobaan; dengan shalawat itu, Engkau akan mengabulkan hajat kami; dengan shalawat itu, Engkau akan menyucikan kami dari segala keburukan; dengan shalawat itu, Engkau akan mengangkat kami ke derajat paling tinggi; dengan shalawat itu pula, Engkau akan menyampaikan kami kepada tujuan yang paling sempurna dalam semua kebaikan, ketika hidup dan setelah mati.”
