“Atasan langsung, atasan yang dia jaga,” sambungnya.
Deolipa menjelaskan, Bharada E diperintah atasannya lansung untuk membunuh Brigadir J dengan penembakan.
“Ya, diperintahnya ya untuk melakukan tindakan pidana pembunuhan,” jelasnya lagi.
Terbaru, selain sebagai tersangka, Bharada E juga akan mengajukan diri untuk membantu penyidik mengungkap kasus penembakan Brigadir J atau sebagai justice collaborator.
Berdasarkan hal tersebut, salah satu pengacara Bharada E, Muhammad Boerhanuddin, ajudan yang ternyata hanya seorang sopir Irjen Ferdy Sambo itu telah mengungkap nama-nama yang terlibat dalam kasus kematian Brigadir J.
Baca Juga:Klasemen Liga Inggris,Setelah Duo Manchester Raih Hasil BerbedaKomnas HAM Koordinasi ke Timsus Usai Ferdy Sambo Ditahan di Mako Brimob
“Semalam, kan, udah di-BAP. Semua udah disebutin, udah dijelasin semua di situ,” jelas Boerhanuddin
Sayangnya tak disebutkan secara rinci nama-nama dalam BAP tersebut.
“Nggak bisa. Itu kepentingan penyidik, belum bisa kita publish,” kata Boerhanuddin.
Sehingga pihak LPSK sendiri tak meyakini anggapan dan penilaian polisi yang menyebut bahwa Bharada E adalah penembak jitu.
“Di beberapa keterangan memang ada yang menurut kami perlu dikroscek kebenarannya, yang kami sendiri juga belum meyakini,” ucapnya.(disway)
