Contoh salah satu hadis berbunyi “Siapa yang menunaikan salat di malam jumat, di bulan Rajab, di antara Isya sampai dengan fajar, maka diampuni dosanya dibebaskan dari neraka.”
“Ini hadis palsu. Saking palsunya sampai tidak ditemukan di kitab-kitab hadis palsu,” jelas Ustad Adi.
Kemudian, hadis palsu lain berbunyi: di surga itu ada satu sungai namanya sungai Rajab, siapa yang puasa sehari di bulan Rajab, maka dapatkan kenikmatan di surga dengan meminum sungai Rajab. Itu juga hadis palsu,” jelasnya.
Baca Juga:Viral Video Yang Menayangkan Aksi Keji Dua Pria Menaiki Motor Sambil Menyeret Seekor AnjingPTM SMA SMK di Garut Bisa Saja Ditutup Jika Satgas Meminta, Begini Penjelasan KCD Pendidikan Wilayah XI Jabar
Ustad Adi Hidayat berharap Ummat Islam tidak melakukan amalan yang tidak ada tuntunan dari Nabi. Apalagi ada banyak hadis-hadis palsu yang berbicara tentang keistimewaan puasa di bulan Rajab.
