“Saya selaku Anggota DPRD Komisi IV yang membidagi kesehatan selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Garut sendiri mengapresiasi langkah yang diambil oleh ormas Pemuda Pancasila ini,” lanjut Yudha.
Menurut Yudha, tentu upaya untuk mencapai target vaksinasi ini harus terus dilakukan. Edukasi harus terus dilakukan untuk menyadarkan masyarakat.
“Ini masih jauh di bawah target, kita masih 190 ribu. Harapan kita dalam beberapa bulan ke depan bisa secara masif. Kalau per hari 15 ribu saja orang yang divaksin, semoga di tahu ini bisa setengah populasi Garut sudah divaksin,” tutupnya.
Baca Juga:Tren Penjualan Cokelat di Tokopedia Naik Tiga Kali LipatTingkatkan Kerjasama Bidang Ekonomi Bilateral dan Global, Indonesia bertekad menjadi High-Income Country
Sementara itu Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Sukaresmi, Rukman Aji, dalam apel pembukaan, mewajibkan bagi seluruh anggotanya untuk mengikuti vaksinasi covid-19. Bahkan Rukman menjadi yang pertama divaksin untuk mencontohkan kepada anggotanya.
Rukman juga mengaku akan memberikan sanksi tegas bagi anggotanya yang tidak mau mengikuti vaksinasi tersebut.
Camat Sukaresmi, Hj Oom Komalawati juga sangat mengapresiasi atas gotong royong yang dilakukan DPC PDI Perjuangan Garut bersama ormas Pemuda Pancasila dan Dinas Kesehatan.
Pihaknya juga selama ini gencar menyadarkan masyarakat akan arti pentingnya mengikuti vaksinasi covid-19. Dan selama PPKM Darurat ini pihaknya juga senantiasa memberikan edukasi kepada warga untuk mematuhi protokol kesehatan terutama 6 M. (fer)
