Sumawinata mengatakan, banyak nasabah memulai usaha dari skala yang sangat sederhana. Karena itu, keberadaan pendampingan diharapkan dapat membantu mereka berkembang secara bertahap.
“Ada nasabah kami yang memulai usahanya dari meja dapur, dari lapak kecil di depan rumah, dari modal yang bahkan tak cukup untuk seminggu. Kami hadir untuk menemaninya tumbuh. Begitu pula ketika kami menyapa para lansia di Sumedang, sebagai bentuk terima kasih kepada mereka yang telah lebih dulu berjuang dan membesarkan generasi yang kini kami dampingi,” ujar Sumawinata.
Melalui penyelenggaraan PKU Akbar 2026, PNM berharap sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang dapat terus diperluas, khususnya dalam memberikan ruang tumbuh bagi perempuan pelaku usaha ultra mikro.
Baca Juga:Jabar Terbaik Kawal Program 3 Juta Rumah, Dapat Tambahan 300 Unit Bantuan Bedah RumahSuzuki Burgman Street 125EX Terbaru Ini Jadi Pilihan Praktis yang Bikin Aktivitas Harian Lebih Mudah
Pendekatan pembiayaan yang disertai pelatihan dan pendampingan tersebut diharapkan mampu membantu nasabah memperkuat pengelolaan usaha, meningkatkan daya saing produk serta membuka peluang pasar yang lebih luas.
PNM juga berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat UMKM dan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Sumedang. (*)
