Siapkan Regenerasi Atlet Hingga Dampak Ekonomi
GARUT – Turnamen Bola Voli Ngabuburit ke-12 Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin di Lapangan Voli Detasemen Polisi Militer (Denpom) III/2 Garut, Jalan Veteran, Kecamatan Garut Kota, Selasa (20/1/2026).
Syakur yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Bola Bolis Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Garut menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia menilai kompetisi ini memiliki peran penting dalam menjaga atmosfer pembinaan olahraga bola voli di Garut.
“Turnamen ini sangat berarti karena terus berjalan secara berkelanjutan. Memang sempat terhenti akibat pandemi Covid-19, tetapi sekarang bisa kembali digelar,” ujar Syakur.
Baca Juga:DPRD Garut Banyak Terima Keluhan Soal MBG dari MasyarakatPUPR Tangani Puluhan Kilometer Jalan di 2025, Habiskan Anggaran Hingga Rp85 Miliar
Ia menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar hiburan musiman, melainkan menjadi sarana strategis untuk menjaring bibit atlet potensial. Para pemain yang menunjukkan performa terbaik akan dipantau untuk dibina ke jenjang prestasi yang lebih tinggi.
“Ini kesempatan bagi PBVSI untuk melihat langsung potensi atlet muda yang nantinya bisa kita dorong ke level lebih profesional,” katanya.
Selain Turnamen Ngabuburit, Syakur juga mengungkapkan rencana besar Pemkab Garut dalam mengembangkan olahraga voli melalui pelaksanaan Bupati Cup antar desa. Program tersebut, kata dia, sudah disiapkan dari sisi anggaran dan perencanaan.
“Kita sudah bahas dalam rapat kerja dan dananya pun sudah disiapkan. Tinggal menunggu waktu pelaksanaannya agar semangat kompetisi bisa merata sampai ke desa-desa,” ungkapnya.
Syakur menjelaskan bahwa kegiatan olahraga juga memiliki dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Event yang melibatkan banyak orang diyakini mampu menggerakkan sektor usaha kecil dan menengah di sekitar lokasi pertandingan.
“Selain pembinaan atlet, kegiatan seperti ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi warga. Ketika masyarakat berkumpul, aktivitas ekonomi otomatis ikut bergerak,” jelasnya.
Kaitan dengan rencana Kabupaten Garut menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (Porda), Syakur menyebut pihaknya bersama Ketua KONI telah melakukan presentasi kesiapan di tingkat provinsi.
Baca Juga:Tilang Digital Berbasis Genggam Diujicobakan Satlantas Polres GarutEdarkan Obat Keras, 2 Pemuda Ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Garut
“Alhamdulillah, kemarin bersama Ketua KONI kami sudah presentasi dan diterima. Sekarang tinggal menunggu SK resmi. Kita masih punya waktu sekitar tiga sampai empat tahun untuk mempersiapkan semuanya,” ujarnya.
