Pastikan kamu selalu mendengarkan bunyian pada sistem alarm. namun, jika kamu mendengarkan suara beep pendek atau panjang, itu tandanya bahwa sistem tersebut berhasil di aktifkan.
Langkah 5 Memastikan Fungsi Alarm Berjalan dengan Baik
Setelah mengaktifkan alarm, pastikan alarm selalu berfungsi dengan baik dengan cara menguji alarm. Kamu bisa melakukannya dengan sedikit menggoyangkan motor atau mencoba membuka kunci tanpa izin (seperti dengan menekan tuas rem atau memutar stang kemudi). namun, jika alarm kamu berbunyi, maka sistem sudah terpasang dan aktif dengan baik.
Langkah 6 Menonaktifkan Alarm
Untuk menonaktifkan alarm, kamu cukup menekan tombol yang sama pada remote alarm atau menggunakan kunci kontak untuk mematikan alarm. Pada beberapa model, menekan tombol remote atau memutar kunci kontak ke posisi “ON” dapat langsung menghentikan suara alarm.
Catatan Penting
- Periksa Kekuatan Baterai Remote: Pastikan baterai pada remote kamu masih dalam kondisi baik, karena jika baterai lemah, alarm mungkin tidak bisa diaktifkan atau dimatikan dengan benar.
- Perawatan Sistem Alarm: Periksa sistem alarm secara berkala untuk memastikan bahwa semua bagian berfungsi dengan baik. Pastikan juga bahwa koneksi sistem alarm pada motor tidak terhambat oleh kotoran atau kerusakan kabel.
- Pentingnya Sistem Alarm: Selain mengaktifkan alarm anti-theft, pastikan kamu selalu memarkir motor di tempat yang aman dan terjaga, seperti area parkir yang terang dan memiliki pengawasan, serta selalu menggunakan kunci pengaman tambahan seperti lock disk atau kunci stang sebagai perlindungan ekstra.