Sudah Disediakan Lapak, PKL Pasmo Limbangan Malah Kembali Berjualan di Terminal

Sudah Disediakan Lapak, PKL Pasmo Limbangan Malah Kembali Berjualan di Terminal
Kendati sudah disediakan lapak di lantai atas, pedagang kaki lima malah kembali lagi berjualan di terminal (Pepen Apendi/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT- Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sudah menempati lapak secara resmi di lantai atas pasar modern (pasmo) Limbangan memilih untuk pindah lagi ke tempat semula di terminal dan di lorong pasar sebelah utara.

Hal itu pedagang lakukan karena mengaku sepi ketika berjualan di lantai atas pasmo Limbangan. Mereka lebih memilih untuk kembali ke terminal kendati aktivitas tersebut ilegal.

” Selama berjualan di lahan PKL Pasmo Limbangan lantai atas sejak 18 Oktober 2021 hingga saat ini sepi pembeli. Hasil berjualan di lantai atas, sering merugi. Bayangkan sehari hanya mendapatkan uang antara Rp 20.000,- hingga Rp 40.000,- Di lantai atas harus membayar retribusi sampah dan keamanan Rp 5000,- hari,” ungkap salah seorang pedagang Hj.Lilis, Rabu (10/11/21).

Baca Juga:Kades Lingkungpasir Minta Jalan Cimungkal Mendapat PerhatianBabak Kualifikasi Porprov Cabor Sepak Takraw Dimulai

Menurut Lilis, sebagian pedagang mulai pindah dengan membawa dagangan dan meja ke terminal pada selasa malam (9/11/21).

Meski pintu masuk lantai atas, para pedagang bisa menurunkan meja dan barang dagangan melalui celah jalan lain. Sementara pelaksana pengembang Pasmo Limbangan, sudah melarang para pedagang pindah lagi ke tempat semula. (pap)

0 Komentar