Yusril Ihza Sebut MK Sudah Berubah

Yusril Ihza Sebut MK Sudah Berubah
Politikus PKS Tifatul Sembiring.-fraksi.pks.id-
0 Komentar

JAKARTA  – Mantan Menkominfo Tifatul Sembiring bilang mestinya Presidential Threshold (PT) 20 persen dibatalkan usai Yusril Ihza sebut Mahkamah Konstitusi sudah berubah jadi sebutan ini.

Tifatul Sembiring menyampaikan sudut pandangnya pada kicauan lewat akun media sosial Twitter pribadinya bernama @tifsembiring yang sudah terverifikasi.

.
Politikus PKS itu diketahui cukup aktif dalam memanfaatkan platform tersebut untuk menelurkan opini-opini pribadinya.

Baca Juga:Perlunya Berpolitik Praktis Demi Masa DepanTerkuak Tewasnya Brimob Asal Jambi, Bermula Aksi Pelecehan Terhadap Istri Kadiv Propam

Kali ini Tifatul Sembiring memberi respons terhadap Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra yang bilang bahwa MK sudah berubah jadi The Guardian of Oligarchy.

“Mestinya PT 20 persen(%) ini dibatalkan. Beri kesempatan anak-anak bangsa terbaik,” tulis Tifatul.

Mantan Mekominfo itu bercerita bahwa pada 2004 lalu, ada lima pasangan calon presiden dan wakil presiden yang maju di pemilihan umum.

“Dulu tahun 2004 ada 5 pasang capres. Yang kalah legowo, pemilih merasa telah terwakili,” imbuh Tifatul.

A: Lebih lanjut Tifatul Sembiring juga menambahkan komentar dengan membubuhkan sebuah pasal tentang pembahasan Yusril Ihza.

JAKARTA – Mantan Menkominfo Tifatul Sembiring bilang mestinya Presidential Threshold (PT) 20 persen dibatalkan usai Yusril Ihza sebut Mahkamah Konstitusi sudah berubah jadi sebutan ini.

Tifatul Sembiring menyampaikan sudut pandangnya pada kicauan lewat akun media sosial Twitter pribadinya bernama @tifsembiring yang sudah terverifikasi.

Baca Juga:Pogba Is Back! Tolak Rp 6 Miliar Per Minggu dari MUGunung Yamagami

.
Politikus PKS itu diketahui cukup aktif dalam memanfaatkan platform tersebut untuk menelurkan opini-opini pribadinya.

Kali ini Tifatul Sembiring memberi respons terhadap Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra yang bilang bahwa MK sudah berubah jadi The Guardian of Oligarchy.

“Mestinya PT 20 persen(%) ini dibatalkan. Beri kesempatan anak-anak bangsa terbaik,” tulis Tifatul.

Mantan Mekominfo itu bercerita bahwa pada 2004 lalu, ada lima pasangan calon presiden dan wakil presiden yang maju di pemilihan umum.

“Dulu tahun 2004 ada 5 pasang capres. Yang kalah legowo, pemilih merasa telah terwakili,” imbuh Tifatul.


Lebih lanjut Tifatul Sembiring juga menambahkan komentar dengan membubuhkan sebuah pasal tentang pembahasan Yusril Ihza.

“Pasal 6A ayat 2 UUD NRI 1945 TIDAK MEMBATASI, dan tak ada kata-kata: ‘diatur lebih lanjut dg UU’,” heran Tifatul, 8 Juli 2022.

0 Komentar