Prospek Investasi Meningkat di Kabupaten Garut, Wahyudijaya: Berdampak Positif Terhadap Lapangan Pekerjaan dan Ekonomi Lokal

Wahyudijaya, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Garut,
Wahyudijaya, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Garut,
0 Komentar

GARUT – Kabupaten Garut menunjukkan tren positif dalam prospek investasi. Hal ini membuka peluang besar untuk pertumbuhan ekonomi dan peningkatan lapangan pekerjaan di Garut.

Wahyudijaya, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Garut, menyampaikan, bahwa dia melihat terjadi peningkatan investasi di Garut.

“Kami melihat bahwa prospek investasi di Kabupaten Garut saat ini mengalami peningkatan. Ini membawa dampak positif, seperti pembukaan lapangan pekerjaan dan perbaikan ekonomi di tingkat lokal,” kata Wahyudijaya Senin 11 Desember 2023.

Baca Juga:Langit-langit Ruangan Kelas di SDN 1 Leuwigoong AmbrolSepanjang Tahun 2023, Bencana kekeringan Menjadi Bencana Terparah yang Terjadi di Garut

Peningkatan investasi memiliki konsekuensi positif terhadap perekonomian lokal, dengan potensi terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat. Wahyudijaya menyoroti pentingnya rekrutmen tenaga kerja lokal, yang diharapkan mampu memberikan penghidupan yang lebih baik bagi warga Garut.

“Saat kita membuka lapangan pekerjaan, kita memberikan kesempatan bagi masyarakat setempat untuk mendapatkan pekerjaan yang dapat menghidupi keluarganya. Ini adalah dampak positif yang jelas dari peningkatan investasi,” tambahnya.

DPMPTSP menetapkan target investasi di Kabupaten Garut sebesar 1,4 triliun selama tahun 2023. Hingga triwulan kedua, pencapaian mencapai 1,2 triliun, sesuai dengan target periodik sebelumnya. Wahyudijaya menjelaskan bahwa dinamika investasi di Kabupaten Garut dipengaruhi oleh siklus perkembangan ekonomi dunia.

“Investasi di Garut didominasi oleh sektor UMKM, yang menjadi pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi lokal. Industri juga memiliki kontribusi besar dalam nilai investasi di Garut,” ungkap Wahyudijaya.

Dengan reaktivasi kereta api dan kehadiran pintu tol di Garut, daerah ini semakin diminati oleh investor. Karena tingkat daya tarik investasi juga dipengaruhi oleh ketersediaan infrastruktur transportasi dan potensi sumber daya manusia.

“Dengan adanya reaktivasi kereta dan pintu tol, Garut semakin menjadi magnet bagi investor. Tingkat tenaga kerja di Garut masih relatif rendah, sehingga menarik minat para investor,” jelas Wahyudijaya.

Peningkatan investasi di Kabupaten Garut menciptakan peluang positif untuk perkembangan ekonomi daerah, memperkuat sektor UMKM, dan membuka jalan bagi lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.(Taufik)

0 Komentar