Mobil Bergoyang, Oknum Dokter dan Perawat Diduga Sedang Desahan di Areal Bandara

0 Komentar

RadarPriangan.com, KENDARI – Oknum dokter dan perawat digerebek di areal Bandara Halu Oleo Kendari, diduga tengah berbuat mesum dalam mobil, Rabu sore (11/3/2020).

Video penggerebekan pasangan bukan suami istri itupun viral.

Keduanya diketahui tengah telanjang tidak menggunakan celana saat digerebek warga bersama keamanan bandara.

Wanita yang duduk di kursi belakang terus menutup wajahnya dengan kedua tangannya saat divideo.

Baca Juga:Presiden Jokowi Minum Jamu Untuk Menangkal Corona, Ayo Kita IkutiCuci Tangan Ampuh Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Yuk Simak Caranya Menurut Para Ahli

Seperti dilansir dari fajar Indonesia network (Grup RadarPriangan.com) Kepala Kepolisian Sektor Ranomeeto, AKP Dedi Hartoyo membenarkan penggerebekan tersebut.

Dedi mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Bandara Halu Oleo mengenai kejadian tersebut

“Memang (benar) kejadiannya hari Rabu pukul 16.20 di Bandara Halu Oleo. Dari hasil konfirmasi dengan pihak bandara membenarkan hal tersebut,” kata AKP Dedi.

pihaknya lanjut Dedi, akan segera membentuk tim untuk menyelidiki kasus asusila ini.

Sejauh ini, keduanya lanjut Dedi, diduga merupakan dokter dan perawat.

“Berdasarkan informasi, mereka ini dokter dan perawat di salah satu rumah sakit swasta yang ada di Kendari dan diduga bukan merupakan pasangan sah suami isteri,” ungkap Dedi.

Penggerebekan sendiri berawal ketika ada pengunjung bandara yang curiga dengan sebuah mobil yang sedang terparkir namun bergoyang.

“Jadi yang perempuan ini hendak berangkat (terbang). Warga curiga karena mobilnya bergoyang, lalu melapor ke pihak Aviation Security (Avsec), kemudian Avsec segera mendatangi lokasi kejadian dan mendapati mereka dalam keadaan seperti yang terekam dalam video itu,” bebernya.

Baca Juga:Bupati Ciamis: Corona Itu Kehendak Allah, Jangan Takut Agar Tidak StresTim Pusat Informasi Covid-19 Garut Ajak Sekolah Terapkan PHBS

Dedi mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pemanggilan terhadap kedua orang terduga pelaku itu.

“Kami masih melakukan lidik dan akan segera memanggil keduanya,” pungkasnya. (KP/RF)

0 Komentar