Sambil Naik Mobil Tentara, Wali Kota Banjar Minta Masyarakat Patuhi Prokes

Sambil Naik Mobil Tentara, Wali Kota Banjar Minta Masyarakat Patuhi Prokes
Sambil Naik Mobil Tentara, Wali Kota Banjar Minta Masyarakat Patuhi Prokes. Imbauan ini dilakukan karena Kota Banjar naik ke level 3 PPKM
0 Komentar

BANJAR – Wali Kota Banjar Dr Hj Ade Uu Sukaesih minta masyarakat patuhi protokol kesehatan (prokes) sambil naik mobil tentara dan berkeliling Kota Banjar, Selasa (22/2/2022).

Wali Kota Banjar bersama Kapolres Banjar AKBP Ardiyaningsih, Danyon 323 Raider Letkol Inf Triyono, Satpol PP, dan dinas terkait mengimbau masyarakat agar menerapkan prokes.

Imbauan ini dilakukan Wali Kota Banjar karena Kota Banjar kembali naik ke level 3. Itu berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 12 tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 4, 3, 2 Covid-19 di Jawa Bali.

Baca Juga:Dinas Koperasi Kota Tasik Sudah Turun ke Pasar dan Gudang Sikapi Kelangkaan Minyak GorengBesek Wadas

Wali Kota Banjar menyampaikan bahwa Banjar saat ini berada di level 3. Dia mengajak masyarakat agar patuh dan memperketat protokol kesehatan Covid-19.

“Ibu (Wali Kota Banjar) meminta masyarakat jangan sampai lengah memakai masker. Sekali lagi jangan abai prokes,” kata dia mengajak masyarakat di pusat kota Banjar.

Terlebih saat ini kasus paparan di Kota Banjar terus merangkak naik. Hingga kini sudah mencapai 215 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Sebanyak 196 orang sedang menjalani isolasi mandiri dirumah, 14 orang jalani isolasi di RS Asih Husada Langensari dan 5 orang di RSUD Kota Banjar.

“Melihat perkembangan kasus saat ini, ibu (Hj Ade Uu Sukaesih) sangat miris. Terus terjadi peningkatan kasus paparan Covid-19 di Kota Banjar,” tegas Hj Ade Uu Sukaesih.

Hj Ade Uu Sukaesih hanya meminta masyarakat agar selalu patuh dan taat menerapkan protokol kesehatan. Minimal menggunakan masker ketika bepergian.

Selain itu, pihaknya juga menekankan kepada seluruh masyarakat Kota Banjar, supaya menjaga diri sendiri dan keluarga dari Covid-19.

Baca Juga:Aula Kantor Kecamatan Cibatu Kebakaran, Kerugian Ditaksir Rp100 jutaMogok Massal Pedagang Tahu Tempe di Pasar Cikurubuk Diduga Disabotase oleh Surat Edaran Palsu

“Salah satu upaya pencegahan dengan vaksinasi. Bagi yang belum agar divaksin, ini bentuk ikhtiar bersama,” ujar Hj Ade Uu Sukaesih. (anto sugiarto/radartasik.com)

0 Komentar