Perampokan di Graha Alana Cempaka Cirebon, Diduga Ada Unsur Cinta Sejenis

Perampokan di Graha Alana Cempaka Cirebon, Diduga Ada Unsur Cinta Sejenis
Perampokan di Graha Alana Cempaka Cirebon, Diduga Ada Unsur Cinta Sejenis. korban perampokan dan pelaku saling kenal.
0 Komentar

CIREBON – Perampokan dan penganiayaan di Graha Alana Cempaka, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, diduga ada unsur asmara.

Dikutip dari laporan kepolisian, korban perampokan dan pelaku saling kenal. Diduga ada motif asmara sesama jenis.

Bahwa terjadinya dugaan perampokan dan penganiayaan tersebut diduga antara pelaku dan korban sudah saling kenal sebelumnya, dan diduga adanya motif asmara sesama jenis.

Baca Juga:Berikut Fakta Perampokan di Graha Alana Cempaka CirebonPelaku Perampokan dengan Kekerasan di Graha Alana Cirebon Berhasil Diringkus Polisi

Penganiayaan terhadap korban tersebut, diduga para pelaku kesal terhadap korban karena sakit hati.

Sehingga para pelaku nekat untuk melukai korban dan menghantam mukanya dengan barbel, kemudian menyayat leher korban dengan pisau cutter.

Para pelaku dan barang bukti hasil kejahatan milik korban diamankan di Satreskrim Polresta Cirebon.

Perampokan dan penganiayaan di Graha Alana Cempaka, Talun, Cirebon tersebut diduga dilakukan pada dini hari. Sebab, baru diketahui pada pagi hari, Rabu (9/2/2022).

Adapun korban perampokan dan penganiayaan tersebut adalah karyawan tempat hiburan malam. Korban tinggal di Graha Alana Cempaka, Talun, Kabupaten Cirebon.

Saat kejadian, korban dihajar dengan barbel dan mengalami luka sayatan di leher. Informasi yang dihimpun radarcirebon.com, korban berinisial AS.

Kejadian tersebut diketahui tetangga korban, ketika korban teriak meminta tolong dari jendela samping pintu, dalam keadaan pintu terkunci dari luar.

Baca Juga:Pipa PDAM di Leuwigoong Rusak, Petugas Sudah Lakukan PerbaikanGuru dan Siswa di SDN 2 Cipareuan Jalani Tes Swab

Diketahui bahwa korban sudah dalam keadaan luka di bagian leher sayatan benda tajam dan luka memar di bagian wajah.

Kemudian warga langsung memberitahukan melaporkan kejadian ke Polsek Talun dan langsung ditangani.

Pelaku perampokan dan penganiayaan tersebut hanya hitungan jam berhasil ditangkap di di sekitar Wilayah Kalijaga Cirebon Kota.

Di hari yang sama, Rabu (9/2/2022) sekitar pukul 13.00 WIB berbekal sinyal HP milik korban yg diduga diambil oleh para pelaku, keberadaan mereka terlacak.

Operasi penangkapan dipimpin langsung Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Anton. Para pelaku kemudian berhasil diamankan.

Mereka adalah AEP yang berstatus mahasiswa asal Kabupaten Karawang dan RFH warga Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. (rdh/Radar Cirebon)

0 Komentar