Kenapa Gianluigi Buffon Dukung Kamerun di Piala Dunia Qatar 2022?

Kenapa Gianluigi Buffon Dukung Kamerun di Piala Dunia Qatar 2022?
Gigi Buffon--Twitter
0 Komentar

Radar Garut – Gianluigi Buffon Kiper legendaris Italia mengaku mendukung Kamerun di Piala Dunia Qatar 2022,tim yang sangat spesial di hatinya.

Pertandingan amal di Roma,Gianluigi Buffon mengungkapkan alasan dukung Kamerun di Piala Dunia Qatar 2022.

“Seperti biasa, ketika Italia tidak ada, saya mencoba mengikuti sisi di mana rekan setim atau teman klub saya bermain, atau mereka yang secara tradisional diunggulkan,” kata Gianluigi Buffon dikutip dari Football Italia.

Baca Juga:Rudal Hantam Polandia, Joe Biden dan NATO Gelar Pertemuan Darurat di BaliKTT G20 Harus Jadi Langkah Strategis Indonesia Menuju Poros Maritim Dunia

“Dalam hal ini, negara yang selalu saya dukung adalah Kamerun. Mereka memiliki tempat khusus di hati saya,” ungkapnya.

Alasan Gianluigi Buffon mendukung Kamerun karena terinspirasi oleh kiper Kamerun, Thomas N’Kono.

Setelah menonton pertandingan Kamerun di Piala Dunia 1990 Gianluigi Buffon memutuskan untuk menjadi kiper.

Dia sangat berterima kasih kepada kipper Kamerun tersebut, bahkan menamai putranya Thomas untuk menghormati N’Kono.

Kamerun berada di Grup G Piala Dunia bersama Swiss, Serbia, dan Brasil di babak penyisihan Piala Dunia Qatar 2022.

Andre Onana, kiper Kamerun saat ini juga bermain di Serie A bersama Inter Milan.

Buffon memiliki kontrak dengan Parma yang berlangsung hingga Juni 2024 dan belum berniat untuk gantung sarung tangan.

Baca Juga:Dengan Pandemic Fund, Presidensi G20 Indonesia Siapkan Dunia Hadapi Pandemi di Masa DepanCristiano Ronaldo Terlanjur Sakit Hati ke Glazer, Sempat Ngemis Absen karena Masalah Keluarga, Tapi…

“Untuk saat ini, saya masih menikmati diri saya di lapangan dan berpikir saya memberikan kontribusi saya. Ketika saya tidak lagi bisa bermain atau memotivasi diri sendiri pada level ini, saya akan berpikir untuk melakukan sesuatu yang membuat saya bersemangat,” tuturnya.

“Saya tidak tahu apakah itu sebagai pelatih atau direktur, ini tentang memiliki kerendahan hati untuk mempersiapkan dan belajar,” pungkas Gianluigi Buffon.(radartasik.com/pkl/Rendi)

0 Komentar