Rudal Hantam Polandia, Joe Biden dan NATO Gelar Pertemuan Darurat di Bali

Rudal Hantam Polandia, Joe Biden dan NATO Gelar Pertemuan Darurat di Bali
Presiden AS Joe Biden (kanan) berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping di sela-sela KTT G20 di Bali, Indonesia, (14/11/2022). (ANTARA FOTO/REUTERS/Kevin Lamarque/aww)--
0 Komentar

Radar Garut – Negara anggota NATO seperti Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menggelar pertemuan darurat di sela-sela KTT G20 Bali.

Pertemuan tersebut menanggapi ledakan rudal di Przewodow, sebuah desa di Polandia Timur yang menewaskan dua orang.

Rudal itu disebut-sebut berasal dari serangan milier Rusia. Namum Biden mengatakan: “Informasi awal menunjukkan itu mungkin tidak disebabkan oleh rudal yang ditembakkan dari Rusia.”

Joe Biden mengatakan, kejadian itu dalam penyelidikan.

Baca Juga:KTT G20 Harus Jadi Langkah Strategis Indonesia Menuju Poros Maritim DuniaDengan Pandemic Fund, Presidensi G20 Indonesia Siapkan Dunia Hadapi Pandemi di Masa Depan

“Saya tidak ingin mengatakan itu sampai kami menyelidikinya sepenuhnya tetapi tidak mungkin dalam garis lintasan bahwa itu ditembakkan, dari Rusia tapi kita lihat saja nanti.” kata Biden, dikutip Reuters.

“Amerika Serikat. dan negara-negara NATO akan menyelidiki sepenuhnya sebelum bertindak,” kata Biden.

Para pemimpin anggota NATO dalam pertemuan darurat itu yakni, Amerika Serikat, Jerman, Kanada, Belanda, Jepang, Spanyol, Italia, Prancis, dan Inggris.

Otoritas Polandia mengatakan sedang memverifikasi apakah perlu meminta konsultasi berdasarkan Pasal 4 aliansi, yang memungkinkan anggota NATO untuk membawa masalah itu jadi perhatian untuk didiskusikan di Dewan Atlantik Utara.

Polandia memanggil duta besar Rusia untuk Warsawa dan meminta penjelasan. Pihak Moskow sendiri telah membantah bertanggung jawab atas ledakan itu.

Ledakan itu terjadi setelah Rusia menghantam kota-kota di seluruh Ukraina dengan rudal pada hari Selasa kemarin.

Polandia adalah anggota aliansi militer Barat pimpinan AS, NATO, yang berkomitmen untuk pertahanan kolektif, sehingga kemungkinan ledakan Polandia diakibatkan oleh serangan Rusia yang disengaja atau tidak disengaja menimbulkan kekhawatiran adanya serangan balasan.

Rusia membantah melancarkan serangan rudal ke wilayah Polandia.

Baca Juga:Cristiano Ronaldo Terlanjur Sakit Hati ke Glazer, Sempat Ngemis Absen karena Masalah Keluarga, Tapi…Rudal Rusia Hantam Polandia, Kemhan Rusia: Provokasi untuk Panaskan Situasi, Polandia: Belum Ada Bukti Kuat

Rusia menilai, pernyataan Warsawa tentang adanya rudal Rusia yang menghantam teritorialnya merupakan bentuk provokasi.

“Tidak ada serangan yang dilakukan terhadap sasaran di dekat perbatasan negara Ukraina-Polandia oleh persenjataan Rusia. Foto-foto reruntuhan yang diterbitkan oleh media Polandia dari tempat kejadian tidak ada hubungannya dengan senjata Rusia,” kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan. (Fin.co.id/pkl/Rendi)

0 Komentar