Horor, Hordeng Jendela Warga Garut Seperti Ditarik Makhluk Halus, Rumah Dekat Kuburan

Screenshot video horor, hordeng bergerak seperti ditarik makhluk halus
Screenshot video horor, hordeng bergerak seperti ditarik makhluk halus
1 Komentar

GARUT – Video horor beredar di tengah masyarakat. Video berdurasi 9 detik itu menampakkan sebuah hordeng jendela seperti ditarik oleh makhluk halus.

Berdasarkan informasi yang berhasil Radar himpun, video itu diambil di kamar rumah milik warga Kampung Kebon Kalapa, Kelurahan Ciwalen, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.

Video tersebut menurut informasi direkam oleh Afrija, seorang siswa SMK. Lokasi video tersebut diambil di kamar milik Afrija.

” Nyerelekeun hordeng (hordeng bergerak)”,” ujar Afrija.

Baca Juga:Beli BBM Bersubsidi Harus Pakai Barcode, Begini Cara DaftarnyaKetua Masyarakat Ekonomi Syariah Desak Pemprov Jabar Bentuk KDEKS

Padahal secara logika tidak mungkin hordeng itu bisa bergerak sendiri. Karena jika tertiup angin, jendela tersebut kondisinya tertutup oleh kaca.

Menurut informasi video tersebut diambil pada Jumat 10 Maret 2023 pada jam 01.00 wib dini hari.

Afrija menceritakan, pada malam itu Ia tengah bersama tetangganya yang ikut menginap di rumahnya di kamar belakang. Waktu itu kata Afrija sedang terjadi hujan lebat.

” Lebih jam 12 an saya belum bisa tidur karena hujan deras. Tapi teman saya, Rizky sudah duluan tidur. Sambil rebahan saya bermaksud mengambil foto teman saya yang sedang tidur. Lalu iseng-iseng kamera HP diarahkan ke beberapa sudut pandang diantaranya ke hordeng jendela yang tertutup kaca.

“Astagfirulloh….tiba-tiba hordeng bergerak, jiga aya anu nyerelekeun (seperti ada yang bergerak). Saya kaget, aneh dan takut melihat kejadian itu. Seketika itu saya langsung duduk sambil terus melihat hordeng dan saya pun pindah ke kamar depan. Sedangkan teman saya dibiarkan tidur,” ujar Afrija.

Afrija mengaku, tidak berani memberitahu langsung kejadian tersebut kepada sanak keluarganya pada malam itu.

“Yang jelas saya nga degdeg, rewas (deg degan, cemas), dan takut. Alhamdulillah hujan pun mulai reda dan saya pun mulai tenang meski masih shok,” ujarnya.

Baca Juga:Pemprov Jabar: Perbaiki Puluhan Jalan di Jawa BaratKetua DPC PDI Perjuangan Garut Kunjungi Korban Kebakaran di Cigedug dan Cikajang

” Nah saat itu sambil rebahan saya lihat waktu di HP ternyata pukul 01.30 WIB. Saya pun terdiam diri. Eh.. Tiba-tiba di luar rumah ada suara orang sedang sapu-sapu (sasapu) pakai sapu lidi. Tadinya saya juga nekad bermaksud akan mengambil gambar yang sedang sapu-sapu, tapi tidak berani saya nga degdeg,” Ujarnya.

1 Komentar