Daerah Ini Kekurangan Kepala Sekolah, Begini Penjelasan Dinas Pendidikan

Daerah Ini Kekurangan Kepala Sekolah, Begini Penjelasan Dinas Pendidikan
Ilustrasi kepala sekolah. Foto: Istimewa/Radar Bogor
0 Komentar

CIANJURDinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur menyebut bahwa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Cianjur kekurangan kepala sekolah sebanyak 306. Kekurangan itu disebabkan oleh regulasi yang menuntut untuk calon kepala sekolah harus memiliki sertifikasi calon kepala sekolaj CKS.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Disdikpora Kabupaten Cianjur, Yajid Ahmad mengatakan, posisi sekarang jabatan kepala sekolah itu sangat kurang.

“Kekosongan itu hampir 306, sementara kita yang calon calon ini yang sudah lulus calon kepala sekolah (CKS) dan yang lulus calon guru penggerak (CGP) kurang lebih 167. Kalau calon-calon yang sudah memenuhi syarat itu dilantik dalam waktu yang dekat, itu tetap ada kekurangan lebih dari 139,” katanya dikutip Radar Garut dari Cianjur Ekspres, Rabu (19/1).

Baca Juga:Ibunda Upin-Ipin Kota Palu Bernama Andy Lau, Begini Kisah NyatanyaSikap Emil Kritik Arteria Didukung Artis hingga Atlet, Celetuk Netizen Minta Emil Jadi Presiden Ramai di Kolom Komentar

Yajid mengungkapkan, alasan kekurangan kepala sekolah karena regulasi yang menuntut untuk calon kepala sekolah itu harus memiliki sertifikasi CKS dan harus melalui Diklat.

“Sedangkan Diklat itu sendiri dari program pemerintah sangat jarang, jadi sekarang pintu gerbangnya untuk calon kepala sekolah itu melalui calo guru penggerak. Jadi ikut daftar melalui online, setelah dia berproses Diklat selama 9 bulan, itu dia mendapat sertifikat,” ungkapnya.

Dan sertifikat tersebut, kata Yajid, bisa menjadi salah satu syarat untuk menjadi calon kepala sekolah, di samping syarat-syarat lain. Sementara untuk sekolah yang tidak ada kepala sekolahnya, dirangkap jabatan oleh kepala sekolah terdekat dan direkomendasikan oleh pengawas binaannya, di Plt-kan sementara.

“Jadi setelah pelantikan yang akan datang pun masih banyak yang di Plt kan, karena masih kurang untuk jabatan kepala sekolah,” tutupnya. (Dik).

0 Komentar