Anggota DPRD Garut yang Resesnya Diliput Media Minim Sekali

Aktivis Jurnalis, Yadi menyebut Anggota DPRD Garut yang Resesnya Diliput Media Minim Sekali
Aktivis Jurnalis, Yadi menyebut Anggota DPRD Garut yang Resesnya Diliput Media Minim Sekali
0 Komentar

GARUTAnggota DPRD Garut yang resesnya diliput media minim sekali. Hanya beberapa Anggota DPRD Garut yang bersinergi dengan media. Hal itu disampaikan oleh Aktivis Jurnalis, Yadi kepada radargarut.jabarekspres.com.

Yadi, menyebut dari 50 Anggota DPRD Garut, yang bersinergi dengan media bisa dihitung jari. Padahal informasi mengenai reses sangat dibutuhkan masyarakat melalui media.

Yadi menjelaskan, reses merupakan masa rehatnya Anggota DPRD dengan bertemu langsung konstituen di setiap daerah pemilihannya. Diantara juga untuk mendengar dan menampung aspirasi dari masyarakat.

Baca Juga:Oleh-oleh Khas GarutYudha Reses di Muara Sanding, Warga Semangat Angkat Tangan

Namun mirisnya kata Yadi, dari 50 Anggota DPRD Garut itu, hanya 6 sampai 10 orang Anggota Dewan yang bersinergi dengan Media Massa, baik itu media online maupun cetak.

Hal ini lanjut Yadi, menimbulkan pertanyaan. Apakah Anggota Dewan tersebut tidak bersinergi atau kurang bersinergi dengan media, ataukah memang tidak melaksanakan reses.

“Banyak pertanyaan dalam benak Saya terkait Reses, karena pantauan Saya sebagai aktivis Jurnalistik, hanya beberapa orang yang terpublikasi hasil kegiatan reses, masa sidang I,II, dan III, hanya itu-itu aja yang Terekspose, apakah yang lainnya melaksanakan reses atau tidak ?,” ujarnya, Sabtu 10 Desember 2022.

Padahal lanjut Yadi, jika dicermati dan dipahami bersama, bahwa peran Pers hadir sebagai pilar keempat demokrasi.

“Artinya Kita Bisa Mengukur Sementara, Kalaupun Anggota DPRD Garut Disinyalir Tidak Bersinergi dengan Media Bisa Dikatakan Wakil Rakyat Tersebut Sedang Menarik Mundur Demokrasi Itu Sendiri,” sebutnya.

Kehadiran media dalam mempublikasikan reses itu kata Yadi, sangat penting. Apalagi reses itu kaitannya dengan Anggaran Pemerintah.

“ Wajib terpublikasikan sebagai Bentuk keterbukaan terhadap publik atau masyarakat,” imbuhnya.

Dengan kondisi tersebut, Yadi meminta penjelasan dari Lembaga Legislatif, agar Reses bisa dilaksanakan secara transparan dan diketahui semua pihak. Lebih jauh lagi kehadiran Wakil Wakil Rakyat bisa mendorong indeks Demokrasi lebih baik di Kabupaten Garut. (fer)

Baca Juga:Warga Garut Bisa Temukan SPKLU Salah Satunya di PendopoStasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum Siap Dipasang di Garut

Dapatkan informasi lain dari Radar Garut melalui akun medsos berikut ini

0 Komentar