oleh

Uang Yadi yang Ditabung dari Hasil Berjualan untuk Kurban Dimakan Rayap

GARUT – Yadi seorang pedagang asal Kecamatan Cilawu sekujur tubuhnya mendadak lemas begitu mengetahui uang miliknya yang selama ini ditabung rusak dimakan rayap.

Padahal uang itu tadinya mau digunakannya untuk kurban pada idul adha kemarin untuk membeli domba.

Selama ini Yadi sehari-hari berjualan di depan kantor Kecamatan Garut Kota. Jika ada keuntungan lebih hasil dari jualan, ia menyimpannya dengan baik di dalam plastik dan disimpan di etalase tempatnya berjualan agar bisa membeli hewan kurban.

Karena ditabung terlalu lama itulah kemungkinan yang menyebabkan uangnya habis dimakan rayap

“Saat mau beli domba, saya ambil uangnya. Pas saya ambil, ternyata uangnya sudah rusak dimakan rayap,” ujarnya, Rabu (21/7).

Yadi mengaku sangat sedih karena uang yang dikumpulkannya rusak dimakan rayap. Padahal saat merasa uangnya sudah cukup untuk membeli seekor domba, ia tidak mengambilnya sama sekali agar tidak kurang kemudian.

“Saya sempat datang ke bank, harapannya bisa ditukar ke uang yang lebih baik. Tapi ternyata memang pihak bank tidak bisa menerima karena kondisi uangnya yang sudah rusak berat akibat dimakan rayap,” ungkapnya.

Namun rupanya Allah memiliki rencana lain untuk Yadi. Saat ia tengah diliputi kesedihan karena gagal berkurban, tiba-tiba rumahnya didatangi polisi dan disebut harus ikut ke kantor Polsek Garut Kota. Ia sempat kaget karena merasa tidak pernah berbuat hal-hal yang melanggar hukum.

Saat tiba di Polsek Garut Kota, kesedihan dan kekagetannya berubah menjadi rasa bahagia. Bagaimana tidak, ternyata keharusannya datang ke kantor polisi adalah untuk diberi domba agar tetap bisa berkurban.

“Alhamdulillah, saya tidak menyangka ini. Saya sudah pasrah saja gagal qurban tahun ini, tapi Allah punya rencana lain,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Garut Kota Kompol Deden Mulyana mengatakan bahwa domba yang diberikan kepada Yadi dibeli dari uang yang dikumpulkan anggotanya. Pengumpulan itu dilakukan setelah mengetahui ada pedagang di wilayah hukumnya yang gagal qurban karena uangnya dimakan rayap.

“Kebetulan pa Yadi ini kan berjualan di wilayah hukum kita. Saat tahu beliau ini gagal qurban, anggota mengumpulkan uang untuk membantu agar niatnya berqurban bisa terlaksana. Alhamdulilah, uang yang dikumpulkan bisa membeli satu ekor domba,” kata Deden. (igo/red)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *