Telkom University dan Disperindag-ESDM Garut Berkolaborasi dalam Inkubasi Bisnis dan Investor Matching

Inkubasi Bisnis Telkom University
Bupati Garut Rudy Gunawan bersama Rektor Telkom University Prof. Dr. Adiwijaya saat jumpa pers pada Kick Off Inkubasi Bisnis di Fave Hotel Garut, Senin 7 November 2022.
0 Komentar

“Setelah semua tahapan proses seleksi akhirnya kami mendapatkan 50 IKM dan 25 startup yang memenuhi syarat dari total 100 jumlah peserta yang mendaftar. Selanjutnya mereka dipertemukan dalam skema investor dan business matching yang kick off-nya mulai hari ini (Senin, 7/11/2022),” ujar Ketua Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) Telkom University Choiria Anggraini.

Tujuan dari event ini adalah melahirkan 50 IKM dan 25 startup digital yang berkualifikasi dan memiliki standar daya saing pasar serta menciptakan bisnis yang berkelanjutan dengan menghadirkan kolaborasi multistakeholders.

“Inkubasi yang akan diberikan meliputi sepuluh materi pilihan kemudian dilanjutkan dengan proses coaching business selama tiga pekan,” tambah Choiria.

Baca Juga:Direktur Utama IICO Kuwait Resmikan Masjid di Darussalam Kersamanah GarutPolres Garut Larang Konser Musik Malam Hari

Kepala Disperindag ESDM Garut Nia Gania Karyana mengungkapkan, kegiatan puncak inkubasi bisnis dan investor matching disuguhkan dalam G-Fest 2022 yang merangkum berbagai agenda seperti investor matching, pagelaran budaya, festival kopi, food ethnic, fashion show, baazar, dan konser musik.

“Kami sangat beharap melalui inkubasi bisnis dan investor matching dapat meningkatkan standar IKM dan startup digital serta membangun antusiasme bangga dengan produk lokal. G-Fest dirancang sebagai sebuah wadah untuk para peserta menampilkan produk otentik mereka dan mengakomodir kebutuhan ekonomi kreatif, transformasi digital, dan budaya,” kata Gania.

Sekertaris Disperindag-ESDM Garut Ridwan Efendi menambahkan, pandemi Covid-19 dan instabilitas ekonomi global mengakibatkan pertumbuhan ekonomi melambat. Kondisi ini diperparah dengan rendahnya indeks pendapatan perkapita dan pembangunan berdasarkan data RPJMD Jawa Barat 2013-2018.

Untuk itu, melalui inkubasi bisnis dan investor matching ini diharapkan tercipta percepatan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan perkapita melalui standarisasi IKM dan startup digital.

“Sehingga terjadi bisnis berkelanjutan dengan melakukan matching antara peserta inkubasi dan investor dan terjadi kolaborasi berbagai stakeholders,” pungkasnya. (catur/radar garut)

0 Komentar