Sekda Garut Sebut Penempatan Foto Mantan Bupati Bukan Bermaksud Menyepelekan

Ale,Radargarut.jabarekspres.com
Foto mantan bupati Garut dipajang di bawah tribun Alun-alun Garut
0 Komentar

GARUT – Terkait dengan foto-foto mantan bupati yang terpasang di bawah tribun Alun-alun Garut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menyampaikan, bahwa pihaknya tidak bermaksud untuk merendahkan mantan bupati tersebut.

“Kita tidak dalam kapasitas untuk memarjinalkan mereka, tetapi karena yang menjadi tempat untuk diakses oleh masyarakat itu hanya di situ, dan di Alun-alun juga banyak masyarakat yang datang. Dan bentuk bukan pemarjinalan itu kita bingkai yang insyaa Allah tidak akan terjamah oleh tangan, dan di situ juga ada kaca, jadi aman dari jamahan orang-orang iseng,” Ujar Nurdin Yana, Selasa 26 Maret 2024.

“Jadi sekali lagi tidak bermaksud untuk memarjinalkan para bupati, semata-mata karena pertimbangan supaya mudah diakses oleh masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:Waduh 6 Keluarga Terdampak Kebakaran di Pasirwangi, Yudha Dewan Garut Paling Duluan HadirDPRD Garut Setujui Penambahan Kuota PPPK Sebanyak 2.000 Orang

Nurdin juga mengatakan, bahwa pemasangan foto-foto tersebut bukan dipasangkan oleh PJ Bupati Garut, Barnas Adjidin, “tapi ini dari masa bupati terdahulu juga sudah dipasang, PJ tidak tau menahu,” katanya.

Meski begitu, menurut Nurdin, apabila hari ini ada yang mempersoalkan karena tempatnya kurang tepat, maka dirinya akan mencari tempat yang lebih representatif.

” Kalau misalnya hari ini ada yang mempersoalkan agar tidak di situ, insya Allah kita akan coba komunikasikan dengan para pihak, ini akan jadi PR kami yang akan langsung kami akumulasikan untuk ditempatkan di posisi-posisi yang hari ini katakanlah tidak tepat,” ungkapnya.

Sementara, terkait dengan foto-foto yang tidak ada identitas jelas seperti nama dan tahun jabatan, menurutnya bahwa foto itu belum selesai sepenuhnya.

” Ya, artinya dari sisi itu kan dilukis, insyaa Allah nanti akan ada. Jadi yang pertama akan memperhatikan aspek identitas yang bersangkutan, dan yang kedua itu kepatutan. Saya mohon maaf dan insyaa Allah akan menjadi catatan kita,” pungkasnya. (Ale)

0 Komentar