Kepala Puskesmas dan Sekmat Kunjungi Keluarga Mia

Kepala Puskesmas dan Sekmat Kunjungi Keluarga Mia
0 Komentar

RadarPriangan.com, GARUT – Kepala UPT Puskesmas Leuwigoong bersama Sekmat Asep Ertanto didampingi perangkat Desa Sindangsari, Senin (18/1) berkunjung ke rumah keluarga Mia (47) di Kampung Palayangan RT 01 RW 014 Desa Sindangsari.

Kunjungan mereka untuk melihat kondisi kesehatan Mia dan puterinya Lula Fadilah (20). Mia menderita penyakit semacam mium dan Lula menderita cacat berat.

“ Keluarga saya akhir-akhir ini sering dikunjungi dan dikonfirmasi berbaai pihak terkait hebohnya laporan kepada pejabat di tingkat Kabupaten Garut, seolah saya ketika berobat ke Puskesmas ditolak. Padahal bukan ditolak tapi dirujuk. Saya menjelaskan berkali-kali agar tidak keliru persepsi,” ungkap Mia, Senin (18/1/2021).

Baca Juga:Suka Duka Gowes 3.000 KM Cianjur-AcehPenanganan Banjir Musiman di Banjar Jadi Program Prioritas

Menurutnya, kunjungan Kepala Puskesmas dan Sekmat Leuwigoong sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap warga yang menderita sakit sekaligus konfirmasi terkait kekeliruan persepsi yang terjadi. Keluarga Mia pun bisa memetik hikmah dari hebohnya informasi keliru yang terjadi.

Pihak yang menyampaikan informasi seolah dia ditolak ketika berobat ke Puskesmas beberapa tahun lalu, tak ada niatan menyudutkan siapapun. Justru semuanya berupaya membantu keluarga Mia.

Permasalahan yang muncul sebetulnya terkait keluarga Mia tak mampu membayar iuran BPJS Kesehatan selama 5 tahun, sehingga tak bisa berobat ke rumah sakit.

Dijelaskan Mia, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang diteken Kades Sindangsari suah disampaikan kepada pihak BAZNAS Garut. Dia berterima kasih kepada semua pihak yang telah memperjuangkan dan membantu pelunasan pembayaran tunggakan iuran BPJS Kesehatan.

Bila memungkinkan keluarga Mia pun menginginkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) agar tak membayaran iuran tiap bulan.(pap)

0 Komentar